Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Realisasi Investasi di Pangkalpinang Capai Rp1,5 Triliun, Pemkot Terus Giring Investor Masuk  

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Pemkot Pangkalpinang, Yan Rizana menyebutkan, target investasi

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang Yan Rizana. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Pemkot Pangkalpinang, Yan Rizana menyebutkan, target investasi Tahun 2021 di Kota Pangkalpinang sebesar Rp550 miliar, sudah melebihi target.

Kata Yan, saat ini investasi di Pangkalpinang untuk izin usaha mikro dan kecil (IUMK) hingga Mei sebesar Rp30,99 Miliar, dan Non IUMK hingga April sebesar Rp1.509 Triliun, total Rp1.540 Triliun jumlah investasi di kota ini.

Sementara diketahui total dana investasi yang masuk ke Pangkalpinang hingga Desember 2020 lalu mencapai Rp2 Triliun.

"Cuma kami belum bisa narik data persektor, jadi jumlah itu terdiri dari IUMK dan non IUMK.
Dan jumlah tersebut sudah lebih tiga kali lipat dari target investasi yang kita targetkan, berdasarkan izin usaha yang sudah kita keluarkan," ungkap Yan kepada Bangkapos.com, Sabtu (12/6/2021).

Meskipun target investasi sudah tercapai bahkan lebih tiga kali lipat, Yan mengatakan pihaknya akan tetap mengajar terus investor masuk ke Pangkalpinang sebanyak-banyaknya.

"Kita harus tetap kejar investor masuk ke kota kita ini sebanyak-banyaknya. Untuk nilai investasikan orang yang merencanakan untuk berinvestasi dikita semoga saja kita doakan akan banyak lagi yang baru nantinya, kami tetap bekerja bersama bahkan melebihi tahun kemarin jumlahnya," katanya.

Investasi sebetulnya kata Yan, ada dua yaitu ada nilai investasi dan realisasi investasi. Nilai investasi bisa diketahui apabila didalam membuat perizinan  investor membuat rencana investasi. Sementara direalisasikannya itu belum tentu sama.

"Misalnya investor membuat renacana investasi Rp1 Miliar tapi direalisasi saat itukan belum tentu segitu, kan nanti mereka bangun apa, dan tambahan apa lagi, nah itu namanya realisasi investasi," jelasnya.

Selain itu hadirnya ritel-ritel modern di Kota Pangkalpinang juga menambah nilai investasi, hingga menambah lapangan pekerjaan bagi warga Provinsi Bangka Belitung (Babel), khususnya Kota Pangkalpinang.

"Jumlah investor Tahun 2019 sebanyak 542, Jumlah investor Tahun 2020 sebanyak 255. Kalau jumlah investor tergantung nilai investasi yang ditanamkan, makanya nilai investasi yang di tanamkan lebih dominan dibandingkan jumlah investor," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved