Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bersandar di Dermaga Dirpolairud Polda Bangka Belitung, Kapal Hantu Dipasang Police Line

Kapal hantu atau kapal tanpa nama yang sempat ditembaki helikopter polisi akhirnya berhasil bersandar di Dermaga Direktorat Polairud.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kapal hantu atau kapal tanpa nama yang berhasil diamankan Dit Polairud Polda Babel saat bersandar di Dermaga Polairud, Air Anyir, Minggu (13/6/2021) 

"Menindak lanjuti informasi tersebut Wadirpolairud Polda Babel AKBP Nasution dan Iptu Asmadi  berkordinasi dengan Pilot heli BKO Mabes Polri,kemudian pada pukul 07.30 wib dilaksanakan Breafing oleh Wadirpolairud kepada personil dan crew heli yang kan berangkat," kata Kabid Humas Polda Babel,  Kombes Pol Maladi, Minggu (06/06/2021) malam.

Lanjut Maladi,  kemudian AKBP Nasution beserta tim berangkat menggunakan helikopter BKO Mabes Polri menuju Pulau Maspari perairan Bangka selatan.

Pada saat helikopter melintasi Perairan Pulau Nangka Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah terdeteksi dan terpantau secara visual 1 ( satu ) unit kapal yang melaju dengan kecepatan tinggi.

"Kemudian pilot mengarahkan helikopter mendekati kapal tersebut, dan ternyata kapal tersebut adalah benar kapal yang diduga membawa muatan illegal," bebernya

Selanjutnya personel memberikan imbauan dengan menggunakan public speaking agar nakhoda menghentikan kapal tersebut, namun  diabaikan oleh nakhoda.

Anggota sempat memberikan tembakan peringatan ke arah haluan kapal namun tetapi tidak diindahkan oleh nakhoda kapal hantu tersebut.

Selanjutnya personel yang ada di dalam helikopter mengarahkan tembakan sehingga mengenai badan kapal, namun tetap tidak diindahkan.

Aksi pelarian kapal hantu yang sempat diburu Tim Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung menggunakan helikopter akhirnya terhenti.

Saat pengejaran terlihat seorang ABK tersebut membuang sesuatu ke lautan. sementara nakhoda justru mengarahkan kapalnya ke wilayah Pantai Sumatera dan menabrakkan kapalnya ke hutan bakau yang ada di Tanjung Jati OKI

"Setelah kapal berhenti karena menabrak kayu kayu besar didalam hutan tersebut nakhoda dan ABK melarikan diri kedalam hutan bakau sehingga personel melakukan tembakan tembakan peringatan agar tidak melarikan diri namun tetap tidak diindahkan oleh mereka," ungkap Maladi

"Selanjutnya personel melakukan hel jump ke perahu nelayan yang tidak jauh posisinya dari titik kapal cepat tersebut terhenti dengan tujuan untuk mengamankan kapal cepat tanpa nama tersebut dan sekitar pukul 10.00 WIB kapal tanpa nama atau sering disebut dengan kapal hantu berhasil dikuasai namun nakhoda dan ABK telah melarikan diri," beber Maladi.

Kapal Zigzag, Iptu Asmadi Kesulitan Bidik Kapal Hantu

Petugas Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung saat meminta kapal hantu menghentikan laju kapal ketika dilakukan pengejaran dari atas helikopter. Kapal ini membawa ribuan botan miras merk terkenal ilegal diamankan dari kapal hantu yang melintasi dari Batam tujuan Lampung di Perairan Bangka Selatan Selasa (4/2/2020).
Petugas Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung saat meminta kapal hantu menghentikan laju kapal ketika dilakukan pengejaran dari atas helikopter. Kapal ini membawa ribuan botan miras merk terkenal ilegal diamankan dari kapal hantu yang melintasi dari Batam tujuan Lampung di Perairan Bangka Selatan Selasa (4/2/2020). (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Nama Iptu Asmadi, mungkin sudah tak asing. Namanya sempat meroket usai, berhasil melumpuhkan kapal hantu yang hendak menyelundupkan 12.000 botol minuman keras ke Babel, Februari 2020 lalu.

Kala itu puluhan amunisi yang dihujani Iptu Asmadi dari atas helikopter milik Polda Babel, tepat mengenai seluruh mesin kapal hantu yang berasal dari perairan Kepri tersebut.

Alhasil, mesin kapal hantu bermuatan 12.000 botol miras tersebut rusak dan terombang ambing dilaut dan berhasil diamanakan.

Pada Sabtu (5/6/2021) lalu, nama Iptu Asmadi, kembali mendapat tugas melumpuhkan kapal hantu yang kabarnya akan masuk dan melintas di perairan Babel.

Dirinya terbang bersama Wadir Polairud Polda Bangka Belitung AKBP Irwan Nasution beserta Pilot heli BKO Mabes Polri, memburu keberadaan kapal hantu.

Pengejaran kapal hantu yang diduga kuat membawa barang terlarang tersebut berlangsung dramatis. Bahkan nahkoda dan ABK kapal, tidak menggubris tembakan peringatan petugas.

Asmadi, kemudian meminta pilot agar berada persis di belakang kapal hantu supaya bisa mengeker bagian mesin kapal.

Namun misi perburuan kapal hantu kali ini tidak semudah melumpuhkan kapal hantu yang membawa 12.000 botol miras tersebut.

Ini karenakan, kapal melesat kencang dan sempat dua kali melakukan zigzag

Ditambah lagi,  sang nahkoda mengarahkan kapalnya menerobos ke hutan bakau.

"Beda dengan yang kapal kemarin,  kalau yang kemarin dia melandai,  jadi enak nembaknya, kalau yang ini dia sempat zigzag dua kali, ditambah lagi masuk dan menerobos bakau. Kalau helikopter kan tidak leluasa bergerak seperti mereka," ungkap Asmadi, mengenang keberhasilannya melumpuhkan kapal hantu tahun lalu, Senin (07/06/2021).

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved