Berita Bangka Selatan
Sebelum Ditangkap, Buaya yang Serang Penambang TI Tungau Hingga Kakinya Harus Dijahit
Sebelum berhasil ditangkap, seekor buaya di Dusun Jalan Baru Desa Kepoh sempat menyerang seorang warga bernama Riko.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebelum berhasil ditangkap, seekor buaya di Dusun Jalan Baru Desa Kepoh sempat menyerang seorang warga bernama Riko yang saat itu usai bekerja sebagai penambang timah.
Menurut Andi Kusuma yang akrab disapa Haji Keling kepada Bangkapos.com pada Minggu, (13/6/2021) jika Riko sempat mendapatkan perawatan medis karena kakinya mengalami luka-luka pasca diterkam buaya di Sungai TPA yang berlokasi di Dusun Jalan Baru.
"Korbannya pekerja tambang yang saat itu hendak berbilas setelah menambang di TI Tungau, ketika nyebur ke sungai, Riko malah diserang oleh buaya hingga kakinya harus dijahit," ungkap Haji Keling.
Pekerja TI yang diserang buaya ini terjadi sekitar lima hari yang lalu.
"Setelah kejadian ini warga melakukan upaya untuk menangkap buaya ini dengan menggunakan pancing yang disertai dengan umpan seekor ayam," kata Haji Keling.
Hingga Sabtu, (12/6/2021) kemarin, warga akhirnya berhasil menangkap seekor buaya yang ukurannya mencapai tiga meter lebih.
Haji Keling menduga, keganasan buaya ini terjadi lantaran habitatnya yang saat ini mulai terganggu sehingga harus bertahan di tempat-tempat yang sering dimanfaatkan oleh warga setempat dan menyerang warga.
Warga Tangkap Buaya dengan Umpan Ayam
Diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Jalan Baru Desa Kepoh dihebohkan dengan adanya penangkapan seekor buaya berukuran sekitar tiga meter pada Sabtu, (12/6/2021) sore kemarin.
Buaya yang diduga telah menyerang warga saat bekerja tambang timah tungau di Sungai TPA Dusun Jalan Baru itu akhirnya berhasil ditangkap dengan cara dipancing menggunakan umpan seekor ayam.
Seorang warga Desa Kepoh, Andi Kusuma saat dikonfirmasi oleh Bangkapos.com pada Minggu, (13/6/2021) membenarkan adanya penangkapan buaya di sungai tersebut.
Menurut Andi Kusuma atau yang akrab disapa Haji Keling ini menyebutkan jika buaya ini memang kerap muncul di sungai-sungai di Desa Kepoh.
"Cukup banyak buaya yang sering muncul, tetapi kemarin sore itu berhasil ditangkap satu ekor buaya yang ukurannya kurang lebih tiga meter," ungka[ Haji Keling pada Minggu, (13/6/2021) siang.
Menurutnya.,buaya yang berhasil ditangkap itu juga menjadi tontonan warga karena selama ini belum ada penangkapan buaya.
Bahkan menurut Haji Keling, jumlah buaya di sungai-sungai di Desa Kepoh tidak hanya berjumlah satu atau dua, namun lebih dari itu.
(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210513-buaya-di-bangka-selatan.jpg)