Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

 Bupati Bangka Tegaskan Awal Juli KBM Tatap Muka Dimulai  

Bupati Bangka, Mulkan menegaskan pada Tahun Ajaran Baru 2021/2022 atau awal Juli 2021 nanti, kegiatan belajar mengajar (KBM)

Penulis: edwardi | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Bupati Bangka Mulkan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad dan Kepala Dinkominfotik Kabupaten Bangka, Boy Yandra. (Bangkapos.com/Edwardi) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bupati Bangka, Mulkan menegaskan pada Tahun Ajaran Baru 2021/2022 atau awal Juli 2021 nanti, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka sekolah-sekolah di Kabupaten Bangka akan dibuka kembali.

"Insa Allah awal Juli nanti kita akan buka kembali KBM tatap muka di sekolah-sekolah dengan ketentuan 25 persen siswa dari total siswa dalam satu kelas, jadi para siswa belajar secara bergiliran," kata Mulkan yang juga Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka usai membuka kegiatan  Asesmen  Nasional untuk SD se Kabupaten Bangka di ruang pertemuan SDN 3 Sungailiat, Senin (14/06/2021).

Diakuinya, dengan dibukanya KBM tatap muka maka anak-anak peserta didik baru bisa mengetahui bagaimana kondisi sekolahnya, siapa saja para gurunya karena itu perlu kita berikan.jesrmoatan kepada anak-anak ini untuk mengenal sekolah dan guru-gurunya.

"Yang penting pihak sekolah harus menyiapkan sarana prokes pencegahan penularan wabah Covid-19, apabila ada sekolah yang tidak menyiapkan aturan prokes maka sekolah tersebut tidak diizinkan untuk melakukan KBM tatap muka," ujar Mulkan.

Sementara Boy Yandra, Jubir  Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka menambahkan semua guru yang akan melakukan tugas KBM tatap muka wajib melakukan vaksinasi Covid-19, kecuali ada rekomendasi dokter kalau guru tersebut ada komentar (penyakit penyerta), sedang hamil dan alasan medis lainnya sehingga tidak boleh divaksin.

"Bagi guru-guru yang saat ini merasa belum divaksin dipersilahkan untuk mendatangi puskesmas terdekat rumahnya untuk mendaftar supaya bisa divaksin Covid-19," kata Boy Yandra.

Dilanjutkannya bagi guru-guru yang akan melaksanakan tugas KBM tatap muka diwajibkan memperlihatkan bukti sertifikat atau surat keterangan sudah selesai divaksin.

"Instruksi ini bukan main-main tetapi ini instruksi langsung dari Presiden RI, karena pemerintah sudah menyiapkan vaksin Covid-19 untuk para guru-guru ini," tegas Boy Yandra.

Ditegaskannya, bila ada guru yang belum divaksin padahal guru tersebut tidak ada halangan untuk divaksin maka guru tersebut tidak diperkenankan untuk mengajar dulu.

"Bisa saja nanti guru itu OTG, sehingga nantinya bisa menularkan kepada anak-anak didik kita," imbuh Boy Yandra.

Dilanjutkannya, nanti BPBD Kabupaten Bangka dan Dinkes Bangka akan membuatkan surat edaran untuk membantu memberikan ketegasan kepada para guru yang belum divaksin agar segera menjalani vaksinasi Covid-19 demi membantu dan menjaga keamanan bagi anak-anak kita. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved