Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jejak Nahkoda, ABK dan Barang Bukti Kapal Hantu masih Misterius, Belum ada Titik Terang

Keberadaan nahkoda dan ABK kapal hantu yang ditangkap di perairan hutan Tanjung Jati, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  Sumatera Selatan.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Barang bukti kapal Hantu yang sebelumnya sempat dievakuasi ke Dermaga Sadai, saat ini telah diamanakan di dermaga Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung di kawasan jalan Lintas Timut, Desa air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Keberadaan nahkoda dan ABK kapal hantu yang ditangkap di perairan hutan Tanjung Jati, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  Sumatera Selatan, Sabtu (05/06/2021) lalu, masih misterius.

Begitu juga dengan barang bukti, yang sempat terlihat dibuang ABK saat terjadinya pengejaran oleh Direktorat Polairud Polda Babel, menggunakan helikopter.

Sementara, barang bukti kapal Hantu yang sebelumnya sempat dievakuasi ke Dermaga Sadai,  saat ini telah diamankan di dermaga Direktorat Polairud Polda Babel,  dikawasan jalan Lintas Timut, Desa air Anyir,  Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Selain evakuasi, penyisiran nahkoda, ABK serta barang bukti, juga dilakukan anggota BKO mabes Polri, menggunakan speed boat.

Namun hingga proses evakuasi selesai, keberadaan nahkoda, ABK serta barang bukti belum menemui titik terang.

Kasubdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Babel, Toni Sarjaka menyebut, sampai saat ini pihak terus mendalami keberadaan, nahkoda, ABK, serta barang bukti yang sempat terlihat dibuang ke laut.

Namun hingga proses evakuasi kapal selesai, belum ditemukan titik terang nahkoda, ABK serta barang bukti tersebut.

"Untuk keberadaan mereka (nahkoda dan ABK) masih kami dalami, begitu juga dengan barang bukti yang sempat dibuang, cuma hingga proses evakuasi kapal selesai belum ada titik terang," ungkap Toni, mewakili Direktur Polairud Polda Babel,  Kombes Pol Zainul, Senin (14/06/2021)

Menurut Toni, evakuasi serta penyisiran nahkoda,  ABK dan barang bakti, melibatakan sejumlah satuan.  Termasuk melibatkan nelayan setempat.

Selain itu, proses evakuasi juga melibatkan kapal induk milik mabes Polri, mengingat jangkauan serta medan evakuasi yang cukup berat.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved