Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Lakukan Implementasi Lapangan di Munjang Mangrove, KOMPAS UBB Semai 6000 Bibit Bakau

Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam-Sosial Universitas Bangka Belitung (KOMPAS UBB) melakukan implementasi lapangan.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Ist/Kompas UBB
KOMPAS UBB saat melakukan implementasi lapangan di Munjang Mangrove, Desa Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGAPOS.COM , BANGKA -- Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam-Sosial Universitas Bangka Belitung (KOMPAS UBB) melakukan implementasi lapangan dari Divisi Lingkungan Hidup di Munjang Mangrove, Desa Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan implementasi lapang yang di mulai dari pengenalan, penyemaian, dan penanaman mangrove, serta pembelajaran mengetahui keanekaragaman flora dan fauna di ekosistem mangrove menggunakan metode petak (plot) bagi Anggota Muda KOMPAS UBB ini berlangsung selama dua hari, terhitung pada tanggal (12/6) hingga (13/6/2021).

HKM GEMPA 01 sebagai pengelola Munjang Mangrove Kurau Barat menyambut baik kedatangan KOMPAS UBB.

“Kami mendukung kegiatan mapala seperti ini. Titip cerita untuk mengubah persepsi orang di luar sana bahwa Bangka Belitung bukan lagi tanah pertambangan yang dihiasi banyak lobang. Kita di wilayah pesisir memiliki kekayaan dengan beragam jenis mangrove, bahkan saat ini di Munjang Mangrove memiliki kurang lebih 80 jenis mangrove, maka dari itulah saya membuat plang dengan tulisan Amazon Minie Indonesia,” kata Yasir, ketua HKM GEMPA 01 dalam rilis, Senin (14/6/2021).

Menurut Yasir, pada kesempatan ini KOMPAS UBB telah menyemai sebanyak 6000 bibit mangrove bersama pihak HKM GEMPA 01.

"Keberadaan hutan mangrove sangatlah penting bagi ekosistem di sekitarnya, serta dapat menahan pengikisan tanah yang disebabkan oleh gelombang. Tentunya dengan kegiatan seperti ini sangat baik bagi ekosistem hutan bakau," ungkapnya.

Pada tahun 2021 ini pihaknya akan menargetkan penyemaian sebanyak satu juta bibit mangrove di kawasan Munjang Mangrove.

"Mangrove juga menjadi destinasi wisata yang menarik. Oleh karena itu, HKM GEMPA 01 menargetkan di tahun 2021 akan melakukan penyemaian satu juta bibit mangrove," ungkap Yasir.

(Bangkapos.com/Rilis/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved