Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Pasca WFH, Disdukcapil Bangka Tengah Kembali Buka Layanan, Disarankan Tetap Lakukan Layanan Online

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Didukcapil) Bangka Tengah kembali membuka pelayanan bagi masyarakat Senin, (14/6/2021)

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Sekretaris Didukcapil Bangka Tengah, Rahmat Syahrial. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Didukcapil) Bangka Tengah kembali membuka pelayanan bagi masyarakat Senin, (14/6/2021) usai diterapkannya Work Form Home (WFH).

Kebijakan WFH yang dimulai sejak, Selasa (8/6/2021) hingga Jumat (11/6/2021) ini mengingat adanya beberapa pegawai di disdukcapil yang terkonfirmasi positif dan telah dilakukan tracking.

Sekretaris Disdukcapil Bangka Tengah, Rahmat Syahrial mengatakan bahwa pihaknya tetap membuka layanan seperti hari biasanya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Namun ia menyebutkan, khusus pelayanan di luar pembuatan atau perekaman E-KTP dan legalisir disarankan agar masyarakat bisa melakukan layanan secara online atau mendatangi langsung kantor camat terdekat.

"Mulai hari ini kami tetap buka layanan seperti biasa, di mana yang lebih diutamakan apabila masyarakat merekam E-KTP dan legalisir, tetapi untuk pelayanan lainnya kita mengarahkan kepada layanan sistem online baik melalui aplikasi Sipelanduk ataupun melalui WhatsApp," jelas Rahmat kepada Bangkapos.com, Senin (14/6/2021).

"Kalaupun memang membutuhkan layanan diluar legalisir dan rekam E-KTP ini bisa juga datang ke kantor kecamatan terdekat dan kita serahkan ke kecamatan langsung," ungkapnya.

Suasana pelayanan di Disdukcapil Bangka Tengah usai work from home (WFH), Senin, (14/6/2021)
Suasana pelayanan di Disdukcapil Bangka Tengah usai work from home (WFH), Senin, (14/6/2021) (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Ia mengimbau agar masyarakat yang datang langsung ke kantor untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Kita mewajibkan masyarakat ini untuk tetap menerpkan prtokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, cuci tangan, dan lainnya. Di mana kita juga sudah siapkan petugas untuk cek suhu, apabila suhu di atas 37 derajat maka kita tidak memberikan layanan dulu kepada masyarakat ini," kata Rahmat.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved