Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Terkendala Data Pendaftar, SMAN 1 Koba Minta Siswa ke Sekolah Untuk Kumpulkan Berkas yang Bermasalah

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA/SMK Tahun Ajaran 2021/2022  di Kabupaten Bangka Tengah terus berlangsung, Senin (14/6/2021).

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Pendaftar yang datanya bermaslah saat melakukan proses verifikasi ulang ke SMAN 1 Koba, Senin (14/6/2021). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA/SMK Tahun Ajaran 2021/2022  di Kabupaten Bangka Tengah terus berlangsung, Senin (14/06/2021).

Pelaksanaan PPDB tahap pertama ini  merupakan hari terakhir pendaftaran, khusus untuk jalur afirmasi dan prestasi.

Ketua PPDB SMA1 Koba, Syaifuddin mengatakan, hingga saat ini kurang lebih ada 50 data siswa yang masuk pada pendaftaran jalur Afirmasi dan Prestasi di SMA 1 Koba.

Namun ia menyebutkan, dari yang sudah mendaftarkan tersebut, ada beberapa data pelamar atau siswa ini yang tidak cocok diserver sehingga pihaknya meminta agar data yang bersangkutan dapat dikumpulkan secara langsung sebagai bukti dan dilakukan perbaikan kepada data sissa yang bermasalah.

"Kurang lebih ada 53 yang sudah daftar, tetapi  sebagian data mereka ini di servernya ada yang tidak cocok seperti namanya terbalik di sistem, prestasinya yang tidak muncul dan lainnya. Jadi bagi data yang bermasalah ini kita panggil dan minta yang bersangkutan untuk mengumpulkan bukti data mentahnya agar dapat diperbaiki," ungkap Syaifuddin kepada Bangkapos.com, Senin (14/6/2021).

Bahkan ia mengatakan, pihaknya pun telah memanggil siswa/siswi yang datanya masih bermasalah untuk diverifikasi kembali dan dibantu langsung pemberkasannya.

Ketua PPDB SMA1 Koba, Syaifuddin.
Ketua PPDB SMA1 Koba, Syaifuddin. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Diketahui, SMAN 1 Koba sendiri pada tahun ajaran ini menerima kuota sebanyak 252 siswa yang nanti akan dibagi dalam tujuh kelas, di mana dalam setiap kelas bakal diisi oleh 36 siswa.

Di mana 60 persen kuota melalui jalur zonasi, 20 persen Afirmasi, 15 Persen Prestasi, dan 5 persen Mutasi.

Ia menuturkan, untuk tahap pertama pelaksanaan PPDB online di SMA N 1 Koba berjalan lancar, walaupun ada beberapa data siswa/i yang terkendala.

"Jadi yang terkendalahan ada beberapa siswa. Untuk yang bermssalah ini kita telpon atau undang agar bisa dengan membawakan berkas bukti persyarayan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ucap Syaifudin.

Menurutnya, untuk pendaftaran PPDB online melalui jalur Zonasi, saat ini pihaknya masih melakukan proses pendataan.

"Untuk pendaftaran jalur zonasi ini mulainya tanggal 21, di mana intinya kita fokus ke jarak siswa dengan sekolah yang diprioritaskan, dan kita sudah siapkan beberaapa orang (petugas -red) yang akan mengukur titik lokasi siwa dari rumah ke sekolah, menggunakan GPS," kata Syaifuddin.

Ia berharap pelaksanaan PPDB online yang berlangsung ini bisa berjalan lancar dan baik.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved