Breaking News:

Inilah Dampaknya Jika Wanita Gunakan Ukuran Bra yang Salah, Bisa Kena Penyakit

Menggunakan bra yang terlalu ketat akan membatasi gerakan Anda, berikut 4 tanda fisik yang menandakan Anda memakai bra yang salah.

Penulis: Magang4 | Editor: Teddy Malaka
kompas.com
Penggunaan bra yang terlalu ketat tidak baik untuk tubuh 

BANGKAPOS.COM - Saat menggunakan bra seringkali ditemukan rasa tidak nyaman, entah karena bahan, model, maupun ukuran dari bra tersebut. Setiap merek seringkali mempunyai standart ukuran yang berbeda pula. Ukuran yang salah inilah nantinya akan berdampak buruk bagi kulit Anda.

Bra yang ketat dapat menyebabkan sejumlah masalah kulit, termasuk folikulitis, dermatitis, ruam panas, dan gatal-gatal. Lantas bagaimana cara mengetahui bahwa bra yang dikenakan sudah pas dan tidak terlalu ketat. Dilansir dari healthline, berikut tanda-tanda fisik yang muncul apabila kamu mengenakan ukuran bra yang salah.

Kulit iritasi atau lecet

Bra yang ketat dapat menyebabkan sejumlah masalah kulit, termasuk folikulitis, dermatitis, ruam panas, dan gatal-gatal.

“Ketika pakaian ketat bergesekan dengan kulit, itu dapat menyebabkan keringat berlebih serta iritasi dan peradangan pada folikel rambut,” kata Heather Downes, MD, dokter kulit bersertifikat dewan dan pendiri Lake Forest Dermatology.

Ia juga mengatakan bra yang terlalu ketat akan lebih mudah menimbulkan bakteri di permukaan kulit dan berakibat infeksi.

Nyeri pada lambung

Ketika anda menggunakan bra yang terlalu ketat maka itu akan meningkatkan refluks asam di lambung akibat naiknya asam lambung bahkan bisa jadi lebih buruk.

"Pakaian yang ketat dapat meningkatkan tekanan intra-abdomen ke titik di mana seseorang dapat mengalami refluks asam dari asam yang didorong dari perut ke kerongkongan bagian bawah," kata Downes.

Bahu sakit

Masalah kecocokan bra yang paling umum adalah cup yang terlalu kecil dan tali yang terlalu longgar. Kondisi tersebut Imembuat tubuh tidak nyaman dan menyebabkan masalah seperti nyeri bahu dan punggung.

Winchester mengatakan bahwa orang sering mengganti tali yang terlalu longgar dengan mengencangkan tali terlalu sering akan membuat bahu tegang.

Mudah berkeringat

Winchester juga mengatakan menggunakan bra yang terlalu ketat menyebabkan kulit mudah mengeluarkan kelenjar keringat. Akibatnya akan lebih mudah menimbulkan bakteri di permukaan kulit dan berakibat infeksi.

"Ruam panas terjadi ketika saluran keringat tersumbat, dan gatal-gatal akan cepat berkembang melalui gesekan fisik pada kulit," ujarnya.(Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas/Mg4)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved