Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kepatuhan Prokes di Babel Terendah Nasional, Cuma Segini yang Patuh Pakai Masker

Kepatuhan Prokes di Babel Terendah Nasional, Cuma Segini yang Patuh Pakai Masker

Editor: Teddy Malaka
bangkapos.com/magang mahasiswi UMN
Ilustrasi Covid-19 dan masker 

BANGKAPOS.COM -- "Secara nasional, angka kepatuhan menggunakan masker masyarakat Babel berada di posisi terendah se-Indonesia," demikian kata, Andi Budi Prayitno, juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Warga Bangka Belitung kurang taat menggunakan masker, meski pandemi saat ini masih terjadi.

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa ketaatan warga menjalankan protokol kesehatan (prokes) di wilayah Babel terendah di tingkat nasional.

Hal itu terungkap dari hasil monitoring harian angka kepatuhan penerapan prokes se-Indonesia yang dirilis, Minggu (13/6).

Tercatat angka kepatuhan memakai masker di Babel hanya 36,7 persen dari 88,17 persen rata-rata nasional. Angka tersebut turun dari pekan sebelumnya 69,4 persen dari 88,45 persen rata-rata nasional. Adapun tingkat kepatuhan menjaga jarak tercatat 33,5 persen dari 87,36 persen rata-rata nasional.

"Secara nasional, angka kepatuhan menggunakan masker masyarakat Babel berada di posisi terendah se-Indonesia," kata Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno, Senin (14/6).

Di Negeri Serumpun Sebalai, kata Budi, Kabupaten Bangka Barat tercatat sebagai daerah dengan tingkat kepatuhan warga memakai masker paling rendah yakni 12,50 persen.

Persentase warga yang taat menjaga jarak dan menghindari kerumunan di Babel juga hanya 33,5 persen, jauh lebih rendah dari rata-rata nasional 87,36 persen.
Menurut Andi, tingkat kepatuhan warga menjaga jarak dan menghindari kerumunan di Bangka Belitung juga paling rendah se-Indonesia. "Tingkat kepatuhan terendah berada di Kabupaten Bangka Barat dengan 20,83 persen," ucapnya.

Guna meningkatkan ketaatan warga menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan.

"Operasi yustisi prokes (protokol kesehatan) ini terus dilakukan agar para pelanggar jera dan menjadi pelajaran bagi warga lainnya untuk selalu menaati prokes ini," kata Andi.

"Kami tidak bosan-bosannya mengimbau dan mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan prokes. Ini merupakan cara paling sederhana mencegah dan menekan penularan virus corona," lanjutnya.

Andi mengingatkan bahwa penularan virus corona belum berakhir. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved