Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Aksi Vandalisme Kian Menghantui Ibukota Provinsi Babel, DPRD Minta Pemkot Tindak Tegas 

Kini coretan grafiti dari pilok itu makin tersebar luas di beberapa titik sudut kota

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Andini Dwi Hasanah
Aksi vandalisme (perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga) di Jalan Jendral Sudirman tepat di persimpangan lampu merah Ramayana afai di tangga eks Diva Family Karoke 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Aksi vandalisme (perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga) kian menghantui Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung yaitu Pangkalpinang.

Kini coretan grafiti dari pilok itu makin tersebar luas di beberapa titik sudut kota.

Seperti di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di persimpangan lampu merah Ramayana, tembok tangga eks Diva Family Karoke itu kini menjadi sasaran coretan warna-warni pilok yang tak jelas bertuliskan apa.

Tak hanya itu saja, tepat di taman sari kota Pangkalpinang juga nampak beberapa coretan, pada tulisan I Love Pangkalpinang hingga tangga-tangga yang ada di pusat bermain Kota Pangkalpinang itu.

Wakil ketua komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, Fraksi PKS, Rio Setiadi yang mengaku juga kesal melihat kian banyak aksi vandalisme di Kota Pangkalpinang itu meminta pihak pemerintah kota memperhatikan dan meminta untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencari pelaku agar tak terjadi aksi vandalisme lagi.

"Kami dari DPRD kota Pangkalpinang sangat menyayangkan adanya perbuatan vandalisme yaitu aksi Corat-coret di berbagai sudut kota itu,  padahal beberapa waktu yang lalu sudah pernah diberikan hukuman kepada para pelaku yang tertangkap. Kami berharap pemerintah kota dapat berkoordinasi dengan aparat terkait untuk dapat mencari pelaku dan supaya tindakan serupa tidak terjadi lagi di sudut kota yang lainnya," ungkap Rio kepada Bangkapos.com, Rabu (16/6/2021).

Menurutnya, perbuatan vandalisme ini jelas melanggar Perda kota Pangkalpinang tahun 2019 yaitu Perda tentang ketertiban umum.

"Aksi -aksi seperti ini yang mencari perhatian namun merusak keindahan kota memang tidak bisa ditoleransi, selain dapat mengundang aksi serupa yang lain juga berpotensi terjadinya pemborosan anggaran perawatan terhadap aset-aset pemerintah kota atau tempat tempat umum," tegasnya.

Kata Rio, SatpolPP mungkin bisa membentuk tim untuk mengantisipasi tindakan seperti ini apakah dengan melakukan jam malam atau berkoordinasi dengan aparat di Kecamatan.

"Sehingga jika ada indikasi perbuatan serupa yang dilakukan pada malam hari dapat segera diantisipasi, Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi tentu sangat dirugikan jika keindahan kota di rusak oleh tangan tangan yang tidak bertanggung jawab," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved