Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Bangka Belitung Tembus 305 Orang, Terbanyak Laki-laki 168 Kasus

Kasus kematian orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung telah mencapai 305 orang, hingga Rabu (16/6/2021).

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
istimewa
Ilustrasi proses pemakaman Pasien Covid-19. Kasus kematian orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung telah mencapai 305 orang, hingga Rabu (16/6/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus kematian orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung telah mencapai 305 orang, hingga Rabu (16/6/2021) atau berkisar 1,54 persen dari total kasus nasional.

Dari jumlah orang yang meninggal tersebut terdiri dari laki-laki sebanyak 168 orang atau 55,08 persen dan perempuan sebanyak 137 orang atau 44,92 persen.

Juru Bicara, Penanganan, Percepatan Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno, mengatakan, penambahan kasus kematian dua orang yang terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia berasal dari Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung Timur.

"Terjadinya penularan Covid-19 yang masif serta lonjakan kasus kematian akibat Covid-19 di sejumlah daerah disebabkan oleh meningkatnya mobilitas dan kegiatan berkerumun masyarakat di tempat-tempat keramaian dan fasilitas publik," jelas Andi kepada Bangkapos.com, Rabu (26/6/2021).

Dia menjelaskan, berdasarkan catatam Satgas Covid-19 Babel sepanjang tanggal 1-15 Juni 2021, kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami kenaikan sebanyak 1.523 orang, atau 8,32 persen.

"Kasus yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah sebanyak 2.462 orang atau naik 15,17 persen. Sementara kasus meninggal dunia Covid-19 bertambah sebanyak 36 orang naik 13,38 persen," lanjutnya.

Selain itu, Andi juga menyampaikan terkait angka kepatuhan memakai masker di Babel 36,7 persen dari 88,17 persen rerata nasional turun drastis dari pekan sebelumnya.

"Di mana secara nasional angka kepatuhan menggunakan masker masyarakat di Bangka Belitung berada di posisi pertama atau paling terendah se-Indonesia, dengan tingkat kepatuhan terendah berada di Kabupaten Bangka Barat dengan 12,50 persen," tegasnya.

Kemudian, angka kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan berkisar 33,5 persen dari 87,36 persen rerata nasional angka ini turun drastis dari pekan sebelumnya.

"Jadi secara nasional angka kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan masyarakat di Provinsi Bangka Belitung juga berada di posisi ke-1 atau paling terendah se-Indonesia, dengan tingkat kepatuhan terendah berada di Kabupaten Bangka Barat dengan 20,83 persen," katanya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved