Breaking News:

Nasihat Gubernur untuk Kepala Dinas Hasil 'Merger'

PANGKALPINANG - Hari sudah beranjak sore sekitar pukul 14.00 Wib. Sebagian ASN di Pemerintahan Provinsi Bangka

Editor: Fery Laskari
Diskominfo Babel
Gubernur Erzaldi, saat mendatangi beberapa kantor dinas, Rabu (16/06/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Hari sudah beranjak sore sekitar pukul 14.00 WIB. Sebagian ASN di Pemerintahan Provinsi Bangka Belitung (Babel) selesai istirahat siang dan bersiap kembali beraktifitas. Namun di luar, kendaraan dinas Gubernur Babel tampak hilir mudik. 

Kenapa? 

Ternyata siang itu, Rabu (16/6/2021) orang nomor wahid di Babel, Erzaldi Rosman, mendatangi beberapa dinas. Ia ingin memastikan sudah maksimal atau belum penggabungan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang dilandasi oleh Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Ini perdananya Gubernur Erzaldi melihat langsung setelah pekan lalu eselon-eselon yang duduk di kursi kepala OPD dilantik. Dan dinas-dinas yang 'dimerger' itu adalah Dinas Sosial dengan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Dinas Pertanian dengan Pangan. Dinas Lingkungan Hidup dengan Kehutanan. Dinas Kebudayaan Pariwisata dengan Kepemudaan Olahraga. Dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Perumahan Pemukiman. 

Bang ER tampak serius tapi santai meninjau satu persatu kantor tersebut. Pertama kantor yang disambanginya yakni kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. 

Beberapa hal menjadi perhatiannya yakni kenyamanan ruang kerja. Hal ini disampaikannya langsung kepada Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Babel, Budi Utama. Ia menginginkan ruangan kerja pegawainya harus senyaman mungkin. 

"Intinya nyaman dan bersih," pesan Bang ER ke kepala dinas. 

Gubernur Erzaldi juga sempat menyapa dan bersenda gurau dengan beberapa pegawai baik yang sedang bekerja dan juga pegawai yang mendampinginya. 

Ia memahami jika penggabungan OPD yang dilakukan akan membutuhkan ruangan kerja yang lebih besar lagi. Namun untuk efisien dan mengoptimalisasi bangunan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya dan disesuaikan dengan keberadaan serta jumlah pegawai. 

Untuk itu dirinya mengingatkan agar barang-barang juga ditata rapi agar ruangan lebih efesien, dan barang yang tidak dimanfaatkan lagi agar dapat disumbangkan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved