Breaking News:

ODGJ di Kota Pangkalpinang Bakal Divaksin Covid-19, Dinkes Berencana Gandeng Polisi

Dinkes Kota Pangkalpinang segera data dan vaksinasi orang dalam gangguan jiwa. Rencana ini akan terealisasi dalam waktu dekat

Penulis: Edy Yusmanto CC | Editor: Edi Yusmanto
Christa Axella Phanata/ Mahasiswa UMN
Ilustrasi vaksin covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Vaksinasi covid-19 yang dilaksanakan pemerintah tidak hanya menyasar orang-orang dalam kondisi kejiwaan yang baik. 

Orang- orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) pun wajib divaksin.

Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang sedang mengatur waktu dan mekanisme memvaksin ODGJ ini. 

Berdasarkan data sementara, ODGJ di Kota Pangkalpinang berjumlah 100 lebih. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) mengatakan program vaksinasi ODGJ sudah ada dan segera direalisasikan.

"Kita punya program memvaksin oang gila. Udah ada targetnya dari pusat. Ternyata di Kota Pangkalpinang ada seratus berapa orang gila yang ditargetkan untuk divaksin," kata Masagus dalam Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Rabu (16/6/2021).

Memvaksin ODGJ menurut Masagus tidak mudah.

Diperlukan strategi dan cara yang tentunya tidak sama pada orang dengan kejiwaan baik. 

Maka dari itu, proses vaksinasi ODGJ belum diimplementasikan.

"Nanti bagaimana nantinya (cara vaksinnya). Apa nanti dipegang oleh polisi (ODGJ sat divaksin)," ujar Masagus.

Termasuk soal waktu vaksinasi, Masagus masih belum bisa menjawab pasti.

"Kita sudah mendapatkan sasaran (ODGJ) tapi nanti dilanjut dan diatur oleh tim kita. Sebenarnya kalau di kota lain seperti Sungaliat mudah karena bisa langsung ke Rumah Sakit Jiwa. Tapi yang berkeliaran ini (ODGJ di Kota Pangkalpinang) banyak," papar Masagus.

Masagus menjelaskan vaksinasi ODGJ ini dianggap sangat perlu.

ODGJ dinilai berpotensi menjadi penyebar pasif.

"Karena ditakutkan orang itu (ODGJ) menjadi pembawa (virus covid-19). Jadi orang ODGJ itu dia kemana-mana keliling-keliling," tutur Masagus.

Kendati demikian, Masagus terus mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. 

"Kami mengimbau dan mengharapkan masyarakat untuk selalu waspada karena masih pandemi covid-19. Patuhi protokol kesehatan dan terapkan 5M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas," jelas Masagus. (bangkapos.com/Edy Yusmanto)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved