Breaking News:

Berita Bangka Barat

Pelatihan Membuat Kue, Ingin Kesejahteraan Meningkat Melalui Literasi  

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat mengadakan workshop implementasi kegiatan program transformasi

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Fery Laskari
istimewa
Para peserta saat mengikuti workshop pelatihan membuat kue manis, di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat. (Ist/Farouk) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat mengadakan workshop implementasi kegiatan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang digelar, di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangka Barat.

Diketahui untuk kegiatan workshop Implementasi diikuti para ibu-ibu rumah tangga dari Kota Muntok, sebanyak 20 peserta yang mengikuti pelatihan cara membuat roti manis.

Kepala Bidang Layanan Perpustakaan Kabupaten Bangka Barat, Farouk Yohansyah menyatakan, pelatihan cara membuat roti manis dilakukan sebagai program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

"Dalam hal ini Perpustakaan bisa melaksanakan berbagai kegiatan yang terkoneksi dengan literasi, jadi bukan hanya dapat dimanfaatkan untuk membaca tapi juga dapat mengaplikasikan hasil dari sumber baca," ujar Farouk, Rabu (16/06/2021).

Lebih lanjut melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, Farouk mengungkapkan dengan literasi dapat meningkatkan kesejahteraan, melalui keterampilan yang didapatkan dari berbagai buku.

"Dengan menyajikan pelatihan keterampilan untuk dimanfaatkan, dalam rangka peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat. Untuk itu kami mempersyaratkan peserta adalah ibu-ibu yang memiliki kemauan untuk berkembang, bukan sekedar ikut saja," tuturnya.

"Karena setelah ini akan terus dipantau, sehingga menjadi produk mandiri maupun kelompok. Sehingga kami sampaikan agar semua melaksanakan dengan serius, serta mulai merancang rencana bisnis," tambahnya.

Sementara itu dengan mengandalkan beberapa alat seperti blander serta mixer, hingga berbagai bahan membuat kue seperti tepung hingga keju. Satu diantara peserta yakni Deka Irmanda mengungkapkan, antusiasnya saat mengikuti pelatihan membuat kue manis.

"Semoga pengetahuan yang didapatkan bisa membantu perekonomian keluarga, terutama di masa Covid-19 dan berharap pelatihan ini dapat berkelanjutan. Ini sangat bermanfaat untuk kalangan ibu rumah tangga, pengetahuan tentang bahan yang sesuai biar hasil roti lebih lembut seperti roti-roti yg bermerk yang dijual di pasaran," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved