Breaking News:

Berita Bangka Barat

Polres Bangka Barat Tangkap Pelaku Pencurian Buah Sawit, Tiga Tersangka Berhasil Lolos

Dua laki-laki RA (20) dan WT (39), tak berkutik saat ditangkap tim Polres Bangka Barat di perkebunan kelapa sawit.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
(Ist/Polres Bangka Barat)
Dua pelaku tindak pidana pencurian 50 tandan buah sawit RA dan WT (duduk), diamankan di Polres Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dua laki-laki RA (20) dan WT (39), tak berkutik saat ditangkap tim Polres Bangka Barat di perkebunan kelapa sawit milik PT. Gunung Sawit Bina Lestari (GSBL) Muntok.

Dua warga Desa Pelanggas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat itu diduga sebagai pelaku pencurian 50 tandan buah sawit.

Anggota Pam PT. GSBL Muntok bersama anggota Paminal Si Propam dan Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Barat, melakukan penangkapan pada Selasa (15/06/2021) sekitar pukul 22.00 lalu.

Tersangka RA dan WT diketahui tidak hanya berdua melakukan aksi. Masih ada tiga rekannya lain yakni BO, AR dan RE namun untuk ketiganya ini kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

Kasat Sabhara AKP Suhairi, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah mengatakan penangkapan berawal dari kecurigaan anggota, terhadap satu unit mobil Daihatsu Granmax dengan nomor polisi BN 8549 RB masuk ke perkebunan sawit milik PT. GSBL.

"Lalu saat RA berhasil ditangkap dan diinterogasi pencurian kelapa sawit dilakukan bersama BO, AR dan RE yang semuanya warga Simpang Gong dan kini masuk dalam DPO," ujar AKP Suhairi, Rabu (16/06/2021).

Diketahui para pelaku memiliki peran masing-masing yakni RA bertugas sebagai sopir mobil, AR dan RE bertugas sebagai pemanen (Pengegrek) kelapa sawit dan BO diketahui merupakan penghubung transaksi penjualan tandan buah sawit ke WT.

"RA menjelaskan pukul 21.00 dia ditelpon WT untuk membawa mobil dan mengambil tandan buah sawit dengan ditemani BO. Saat berada di Jalan Raya Muntok BO menyuruh berhenti, lalu menelpon dua rekannya untuk menuju lokasi pencurian," ucapnya.

Diketahui keempat pelaku melakukan tindak pidana pencurian dengan mengangkut 50 tandan buah sawit ke dalam mobil pickup yang dikendarai RA.

"RA disuruh oleh pemilik mobil yakni WT dengan mendapatkan upah sebesar Rp.200.000. Sedangkan BO menjual ke WT seharga Rp 1.300 per kilo dan hasil penjualan dibagi rata kepada AR dan RE," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved