Breaking News:

Berita Sungailiat

Viral, Kucing Berwajah Dua di Sungailiat, Dokter Hewan: Fenomena Diprosopus, Biasanya Tak Hidup Lama

Di Sungailiat Bangka Belitung (Babel) ada temuan anak kucing berkepala dua yang bikin heboh.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Dokter Hewan Praktisi Kota Pangkalpinang sekaligus owner Nagasatwa Pet Shop drh Yulia Fitriani (Bangkapos.com/Dok). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Di Sungailiat Bangka Belitung (Babel) ada temuan anak kucing berkepala dua yang bikin heboh.

Kucing tersebut adalah milik Nenek Surati (71), Warga asal Sri Pemandang.

Praktisi Kota Pangkalpinang sekaligus Owner Nagasatwa Petshop and Vet Care, drh Yulia Fitriani, mengatakan biasanya kucing lahir seperti itu diistilahkan kebanyakan orang dengan sebutan kucing Jenus.

"Istilah ini diambil dari nama Dewa Jenus dari Yunani yang memiliki kepala dua yang menghadap ke arah yang berbeda.

Dalam dunia medis fenomena ini biasanya disebut diprosopus, dimana merupakan suatu kelainan bawaan pada hewan baru lahir," ujar drh Yulia saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Rabu (16/6/2021).

Lebih lanjut, Dia menerangkan diprosopus seperti kembar siam dengan ciri-ciri memiliki satu batang tubuh, anggota gerak dan organ lainnya yang normal namun memiliki dua wajah.

"Penyebab dari diprosopus terjadi karena adanya kelainan bawaan pada hewan dari saat kehamilan.

Dari beberapa referensi, salah satunya disebabkan oleh kelebihan protein sonic hedgehog atau SHH. Dimana protein ini berperan penting dalam perkembangan embrio untuk tengkorak dan wajah, juga mengatur lebar wajah. Jika berlebih maka akan bisa menyebabkan pelebaran fitur wajah dan duplikasi struktur wajah," jelasnya.

Diakui drh Yulia, Diprosopus merupakan fenomena yang sangat langka. Namun fenomena ini sudah pernah ada sebelumnya, dalam beberapa laporan diantaranya terjadi pada sapi, domba, dan kucing.

"Hewan yang lahir mengalami diprosopus dalam beberapa kasus biasanya tidak lama bertahan hidup. Namun, ada juga kucing diprosopus yang mampu bertahan hidup sampai 15 tahun.

Sementara dalam perawatan hewan diprosopus yang baru lahir harus sangat ekstra. Bahkan bisa membutuhkan perawatan medis khusus. Oleh karena itu disarankan untuk dikonsultasikan kepada dokter hewan dalam hal perawatan dan kesehatan hewan," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved