Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sugeng Bantah 5 orang Yang ditangkap Tim Kalong Jaringan Narkoba Lapas

Sugeng menyebut, peran Cecep dalam rentetan pengembangan kasus narkoba tersebut hanya sebagai pelantara.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
Bangka Pos / Anthoni Ramli
Kalapas kelas IIA Narkotika Pangkalpinang, Sugeng Hardono, Senin (12/4/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) kelas IIA narkotika Pangkalpinang, Sugeng Hardono, membantah jika 5 orang yang ditangkap tim Kalong, Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkalpinang, Selasa (17/6/2021) merupakan jaringan narkoba Lapas.

Terlebih tidak ditemukan barang bukti narkoba dari tangan Fitri Alias Cecep seorang narapidana (Napi) Narkoba.

Sugeng menyebut, peran Cecep dalam rentetan pengembangan kasus narkoba tersebut hanya sebagai pelantara.

Sebab, bedasarkan pengakuan cecep, barang tersebut disuplay dari seprang bandar di kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.

" Kalau jaringan lapas kami rasa tidak demikian ya, karena tidak ada barang bukti dari tangan Cecep ini,  cuma ada komunikasi di Hp saja,  makanya bisa saja Cecep ini pelantara saja, karena katanya barang itu dari Sungailiat, dan sampai saat ini penetapan status hukum terhadap napi yang bersangkutan baru sebatas pengembangan," kata Sugeng, Kamis (17/6/2021) malam.

Sejak menjabat, Sugeng menyebut ia dan jajarannya selalu welcome dalam upaya memberantas segala bentuk praktik penyalgunaan narkoba dengan seluruh instansi penegak hukum di Bangka Belitung.

Termasuk pengembangan kasus 5 orang yang ditangkap tim Kalong Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkalpinang, Selasa (15/6/2021) malam lalu.

" selama ini kami welcome baik sama BNNP,  BNK, sat narkoba Polres, dan Dit Narkoba Polda kalau memang ada informasi soal keterlibatan napi silahkan di dalami, dan  kami sbiap dampingi rekan rekan semua," kata Sugeng.

(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved