Breaking News:

Berita Bangka Barat

Hindari Sengketa Tanah, Kejari Bangka Barat Ingatkan Jangan Sampai Jadi Tindak Pidana

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat menggelar forum group discussion (FGD), bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangka Barat.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Kejari Bangka Barat menggelar FGD dengan BPN Kabupaten Bangka Barat, Jumat (18/06/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat menggelar forum group discussion (FGD), bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangka Barat.

Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne mengungkapkan FGD digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Kesatuan Jaksa Indonesia, sekaligus menekankan peran Kejaksaan dalam pemerintahan.

"Jadi kami menekankan ini adalah kinerja Kejaksaan untuk menyelesaikan permasalahan tanah, karena semua itu seperti pidum pidsus datun ikut serta dalam permasalahan tanah," ujar Helena, Jumat (18/06/2021).

Helena mengungkapkan ingin menyelesaikan permasalahan tanah yang ada di Kabupaten Bangka Barat, agar tidak terjadi tindak pidana dalam hal tersebut.

"Terutama permasalahan aset dari dulu jaman masih transisi yang dari kabupaten Bangka, ke Kabupaten Bangka Barat mana aset-asetnya mana tanahnya.”

“Banyak permasalahan seperti misalnya ada beberapa aset milik pemerintah, yang tidak ada alas haknya seperti itu antara lainnya," katanya.

"Masih banyak makanya kami sebagai jaksa ya tadi itu jangan sampai terkena tindak pidana umum, jangan sampai tindak pidana korupsi maka kami juga ikut turun disini," tambahnya.

Bahkan kedepannya Kejari Bangka Barat akan langsung turun ke Desa ataupun Kecamatan, jika masih ada permasalahan ataupun sengketa terkait tanah.

"Beberapa sudah ada yang memang pendampingan dari Kejaksaan dan ada beberapa aset, juga ada yang sudah mulai ada titik terang walaupun memang masih ada yang berproses," jelasnya.

Sementara itu Kasi Pengadaan Tanah dan Perencanaan, BPN Bangka Barat, Fahrizal Fahmi mengatakan, pihaknya mendorong dalam program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) untuk mengatasi permasalahan tanah.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved