Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapolda Bangka Belitung Sedih, Salat Pakai Masker Justru Dipelototi

Tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat Bangka Belitung terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) covid 19, dinilai kurang.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
bangkapos.com
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat Bangka Belitung terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) covid 19, dinilai kurang.

Kondisi tersebut, membuat Kapolda Kepulauan Bangka Belitung,  Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, prihatin. Ironisnya lagi, dirinya justru dipeletoti saat menggunakan masker, ketika tengah menunaikan ibadah salat.

"Bangka Belitung, tingkat kepatuhannya kurang, sedih kita, ya sedih kita, saya salat di Gerunggang kita pakai masker dipelototi, justru aneh liat kita pakai masker," kata Anang, Jumat (18/6/2021).

Seharusnya, kata Anang semua jemaah masjid mematuhi prokes covid 19. Terlebih, sirkulasi udara di dalam masjid berkutat di situ situ saja.

Apalagi sampai berjam jam. Paling tidak, kata Jenderal Bintang dua itu, setiap jemaah mengenakan masker.

" Kita berkumpul di masjid, khususnya Jumatan itu lebih dari satu jam, kita bayangkan bagaimana sirkulasi di situ. Kalau kondisinya seperti sekarang ini,  masih berdempetan ditambah tidak menggunakan masker," bebernya.

"Kalau masih menggunakan masker masih mending,  jadi tolong ketua ketua kelompok masjid ini, ini diingatkan terus jemaahnya," tambahnya.

Menurut Anang, masjid menjadi salah satu tempat yang aktif dikunjungi masyarakat. Untuk itu, dirinya meminta agar pengurus masjid tak bosan mengingatkan para jemaah untuk mematuhi prokes covid 19.

"Kenapa kok begitu, karena maaf ini yang paling aktif masjid. Kita memang sekarang tidak ada klaster masjid sampai sekarang. Bukan tidak ada cuma kita tidak mau menstresing saja," terangnya.

"Bisa jadi nanti misalnya jumatan disetop semuanya, kita stresing jumatan, nanti pasti ribut kapolda ini maunya apa lagi, kita tidak sampai seperti itu," imbuhnya.

Namun kata Anang, solusi dan penyelesaiannya tidak harus seperti itu. Apalagi berkumpul hingga berjam-jam, sangat riskan terjadinya penyebaran covid 19.

"Tapi kita ingatkan kumpul satu jam lebih dalam suatu masjid itu sangat riskan,  apalagi tidak pakai masker. Kalau pakai masker insya allah masih amanlah," pungkasnya.

(bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved