Breaking News:

Materi Belajar

Materi Belajar IPS Kelas 5 SD: Kejamnya Penjajahan Jepang di Indonesia, Berlatih Soal-soal Bersama

Pelajari Materi Belajar IPS Kelas 5 SD tentang Bagaimana Kejamnya Penjajahan Jepang di Indonesia, Serta Latih Dirimu dengan Berlatih Soal Bersama

Penulis: Magang3 | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Kompas
Penjajahan Jepang di Indonesia 

BANGKAPOS.COM -- Setelah Belanda kalah pada Perang Dunia II, kekuasaan Indonesia diambil alih bangsa Jepang.

Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang tanggal 8 Maret 1942 di Kalijati, Subang Jawa Barat.

Lama Jepang menjajah Indonesia berlangsung selama 3,5 tahun yakni dari tahun 1942-1945.

Selama itu rakyat Indonesia mengalami penderitaan yang lebih mengenaskan dibandingkan saat dijajah Belanda.

Jepang terkenal sebagai negara industri maju. Angkatan perangnya kuat, dan persenjataannya kuat.

Serah terima ditandatangani Letnan Jenderal Ter Poorten (Panglima Angkatan Perang
Belanda) kepada Letnan Jenderal Imamura (pimpinan pasukan Jepang).

Sejak saat itu Indonesia di bawah penjajahan Jepang. Jepang bernafsu menguasai daratan Asia dan Pasific termasuk Indonesia.

Sejak awal bulan Maret, Jepang telah mendaratkan pasukan-pasukannya di beberapa pelabuhan Jawa.

Setelah menyerang Jakarta, Jepang menyerang Bandung dari arah utara. Setelah melalui
pertempuran sengit.

Jepang berusaha menarik bangsa Indonesia agar mau membantu Jepang. Jepang mengaku sebagai saudara tua bangsa Indonesia.

Mereka mempropagandakan semboyan Tiga A yaitu Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Cahaya Asia.

Jepang berpura-pura baik ketika tiba di Indonesia. Tetapi setelah menguasai Indonesia, mereka menunjukkan kekejaman yang luar biasa.

Hampir semua penduduk Indonesia mengalami kesulitan pangan. Ratusan ribu penduduk Indonesia meninggal dan hilang akibat penjajahan Jepang.

Melalui pergerakan Romusha, tenaga kerja dipaksa oleh Jepang untuk membantu perang dan melancarkan aktivitas Jepang.

Para romusha dikerahkan untuk membangun jalan raya, kubu pertahanan, rel kereta api,
jembatan, dan sebagainya.

Sebagian besar romusha adalah penduduk yang tidak berpendidikan. Mereka terpaksa
melakukan kerja paksa karena takut pada Jepang.

Dalam bekerja, makanan tidak terjamin, kesehatan sangat minim, sementara pekerjaan
sangat berat. Ribuan rakyat Indonesia meninggal akibat romusha.

Tidak sampai disitu, Jepang juga menguras kekayaan alam dan harta benda yang dimiliki bangsa Indonesia jauh lebih kejam daripada Belanda.

Semua usaha yang dilakukan di Indonesia harus menunjang keperluan perang Jepang.

Rakyat wajib menyerahkan bahan pangan secara besar-besaran kepada Jepang.

Jepang memanfaatkan Jawa Hokokai dan intansi-instansi pemerintah lainnya.

Keadaan inilah yang semakin mendorong kesengsaraan rakyat. Dalam masa panen, rakyat wajib melakukan setor padi.

Sehingga mereka hanya membawa pulang padi sekitar 20% dari hasil panen.

Inilah yang membawa musibah kelaparan dan penyakit busung lapar di Indonesia.

Pada masa pendudukan Jepang, tokoh-tokoh pejuang Indonesia bersikap kooperatif dan mau bekerja sama dengan Jepang.

Hal ini dikarenakan Jepang bersikap sangat kejam menindak tokoh-tokoh yang menentangnya.

Meskipun bersikap kooperatif dan mau bekerja sama dengan pemerintah Jepang.

Sebenarnya para tokoh ini melakukan propaganda pada rakyat dengan memupuk semangat persatuan dan kesatuan untuk melawan Jepang.

Berikut tokoh-tokoh pejuang pada masa Jepang antara lain:

1. Ir. Soekarno

Ir. Soekarno pada masa pendudukan Jepang menjadi pemimpin organisasi Putera (Pusat Tenaga Rakyat) organisasi ini didirikan oleh Jepang.

Bersama pemimpin putera lainnya yaitu Drs. Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, dan K.H. Mas Mansyur, melakukan propaganda.

Keempat tokoh putera ini dikenal dengan empat serangkai.

2. Supriyadi

Supriyadi merupakan komandan Pleton PETA. Ia bersama anak buahnya melakukan pemberontakan terhadap pemerintah pendudukan Jepang.

Hal ini dikarenakan ia tidak tahan menghadapi kekejaman Jepang terhadap rakyat
Indonesia.

Rakyat dibebani bermacam-macam pungutan dan dipaksa melakukan kerja paksa (Romusa).

Pemberontakan Supriyadi dilancarkan pada tanggal 14 Februari 1945 di Blitar,
Jawa Timur.

Pemberontakan dipadamkan oleh pemerintah Jepang, banyak pejuang PETA yang ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

Namun, Supriyadi menghilang saat itu. Nasibnya tidak diketahui sampai sekarang.

Pada 15 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu. Pada tanggal 17 Agustus Indonesia memproklamasikan diri untuk merdeka.

SOAL 

1. Kerja paksa yang diterapkan pada masa pendudukan Jepang...
a. romusha
b. tanam paksa
c. cultur stelsel
d. rodi

2. Pahlawan terhadap jepang di Papua disebut dengan…..
a. Gerakan Hizbullah
b. Gerakan Koreri
c. Gerakan Peta
d. Gerakan RMS

3. Organisasi Wanita Indonesia  yang membantu Militer Jepang disebut……
a. Seinendan
b. Fujinkai
c. Gakukotai
d. Keibodan

4. Peta adalah organesasi militer yang dibentuk atas usul dari…….
a. Supriyadi
b. Suderman
c. Gatot Mangkuprajo
d. Gatot subroto

5. Organisasi gerakan 3A  dibubarkan Jepang karena…….
a. Tidak mempunyai anggota
b.  Jepang kalah melawan sekutu
c.  Hanya menguntungkan bansa Indonesia
d.  Para pengurusnya korupsi

6. Berapa lama Jepang menjajah Indonesia? 
a. 350 tahun
b. 3,5 tahun
c.  35 tahun
d.  5,3 tahun

6. Tokoh yang menjadi pemimpin organisasi Putera ialah...
a. Moh. Toha
b. Ir. Soekarno
c.  Habibie
d.  Jokowi

7. Pada tanggal berapa Jepang menyerah kepada sekutu ... 
a. 17 Agustus
b. 18 Agustus
c. 16 Agustus
d. 14 Agustus

8. Jepang mempropagandakan semboyan Tiga A yaitu...
a. Jepang Pendukung Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Cahaya Asia
b. Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pendukung Asia, dan Jepang Cahaya Asia
c. Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Cahaya Asia
d. Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Pelita Asia

9. Pemberontakan yang dilakukan pada tanggal 14 Februari 1945 di Blitar, dilakukan oleh.... 
a. Ir. Soekarno
b. Supriyadi
c. Sayuti Melik
d. Gatot subroto

10. Penjajahan Jepang di Indonesia menimbulkan ... 
a. kenyamanan bagi rakyat Indonesia
b. kenikmatan bagi rakyat Indonesia
c.  kesenangan bagi rakyat Indonesia
d. kesengsaraan bagi rakyat Indonesia

KUNCI JAWABAN:

  1. A
  2. B
  3. B
  4. B
  5. A
  6. B
  7. D
  8. C
  9. B
  10. D (*)

(Bangkapos.com/ Mitrya)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved