Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Seluruh Kepala Desa di Babel Dikumpulkan untuk Lawan Covid-19

Seluruh kepala desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikumpulkan. Mereka diminta berperan aktif menangani Covid-19.

Editor: Teddy Malaka
Diskominfo Babel
Wagub Babel, Abdul Fatah 

BANGKAPOS.COM -- Seluruh kepala desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikumpulkan. Mereka diminta berperan aktif menangani Covid-19.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah meminta aparat pemerintah desa khususnya kepala desa, untuk berperan aktif dan responsif dalam pencegahan dan penekanan angka kasus Covid-19 di wilayah desa, melihat terjadinya peningkatan kasus positif Covid-19 di wilayah desa. 

“Kepala desa memiliki tanggung jawab langsung untuk melindungi keberadaan dan keselamatan warga desanya, seperti dalam konteks pencegahan penyebaran penularan virus Covid-19, maka kepala desa bertanggung jawab langsung dan mengambil peran sejalan dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu, seperti pemberlakuan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di tingkat desa,” tegas Wagub Abdul Fatah seperti dikutip dari laman babelprov.go.id.

Hal ini disampaikan pada acara Optimalisasi Intervensi Dana Desa Dalam Pelaksanaan PPKM Skala Mikro di Tingkat Desa yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (POLDA) Babel bersama Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Babel di Gedung Tribrata POLDA Babel pada, Kamis (17/06/2021). 

Peserta kegiatan dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Babel.  Acara juga dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel,  Kepala Kantor BPKP Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Kepala DINSOSPMD Babel, BINDA Babel, dan Kepala Dinas BPBD Provinsi Kep. Bangka Belitung. 

Ditegaskan Wagub Abdul Fatah, peran aktif dan resposif pemerintah desa, khususnya kepala desa dalam penanganan kasus Covid-19 di desa  telah diatur sebagaimana tertuang dalam, Instruksi Mendagri No 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19 di Desa melalui APBDesa dan Instruksi Mendagri No 13 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. Selanjutnya, Instruksi Mendesa PDTT No 1 Tahun 2021 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 Dalam Pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro di Desa. 

Selain berangkat dari keberadaan kebijakan dan aturan di atas, Wagub Abdul Fatah dalam arahannya juga menegaskan, bahwasanya peran aktif dan responsif aparat pemerintah desa sangat diperlukan, mengingat trend perkembangan kasus Covid-19 yang terdata oleh Dinas Kesehatan Babel dan laporan Satgas Covid-19 yang menjelaskan telah terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 dan diantaranya berasal dari desa. 

Menurutnya, peran aktif kepala desa dalam penanganan kasus Covid-19, seperti penyediaan sarana dan pra sarana isolasi mandiri bagi warga desa yang berdasarkan hasil pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19 dan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19bagi warga masyarakat desa perlu segera dilakukan.

Wakil Gubernur Abdul Fatah juga meminta kepada kepala desa untuk membatasi mobilitas warga dengan PPKM skala mikro dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. (Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Bangka Belitung/Stevani)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved