Breaking News:

Berita Belitung Timur

Ada Bekas Cakaran Tangan di Tanah, Terungkap Korban Sering Kasih Makan Buaya agar Tidak Mengganggu

Pencarian terhadap penjaga mesin air  PT Belitung Sand Mining (BSM), Jupri Ahmad (53) hingga kini masih terus dilakukan tim gabungan.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
Dok/Tribunjateng.com
Ilustrasi Buaya 

"Saat ke lokasi saya lihat ada semacam cakaran di tanah tepi kolong dekat lokasi. Jadi kemungkinan besar dia mencakar tanah tersebut saat ditarik ke dalam air," kata Mustadi.

Sampai pukul 11.30 WIB korban belum bisa ditemukan dan Tim SAR Gabungan masih berusaha mencari korban.

Penjaga Mesin Hilang Misterius

Duka yang dirasakan keluarga Edy Pradesa (42) warga Lenggang, Gantung karena terkaman buaya belum usai, namun saat ini peristiwa tragis ini  terjadi lagi.

Kali ini kembali terjadi  konflik antara manusia dan buaya di Belitung Timur.

Seorang penjaga mesin air di rawa kompleks perusahaan PT BSM di Desa Dukong, Simpang Pesak, Belitung Timur hilang misterius. Dia duga diserang buaya dan diseret ke dasar rawa.

Kepada Posbelitung.co, Sabtu (19/6/2021), Danpos SAR Basarnas Belitung Rahmatullah Hasyim mengatakan korban bernama Juperi Ahmad (53) warga Kelurahan Perawas, Tanjungpandan.

Rahmatullah menyebutkan peristiwa terjadi pada Jumat (18/6/2021) pukul 18.40 WIB lalu.

Awalnya mandor di perusahaan bernama Eli melihat korban tidak berada di tempat.

Ia menunggu mesin air lebih dari satu jam, karena merasa aneh, Eli langsung melapor ke kadus dan kades tentang kejadian tersebut.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved