Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Buntut Dugaan Keterlibatan Napi, Mendadak Kamar Penghuni Lapas Narkotika Pangkalpinang Dirazia

Kamar dan blok hunian Warga Binaaan Permasyarakatan (WBP)  Lapas kelas IIA narkotika, Pangkalpinang, mendadak dirazia, Sabtu (19/6/2021)

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
Ist Lapas Narkotika
Kamar dan blok hunian Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lapas kelas IIA narkotika, Pangkalpinang, mendadak dirazia, Sabtu (19/6/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kamar dan blok hunian Warga Binaaan Permasyarakatan (WBP)  Lapas kelas IIA narkotika, Pangkalpinang, mendadak dirazia, Sabtu (19/6/2021)

Satu persatu kamar dan blok narapidana digeledah petugas gabungan kemanan, Ketertiban serta KPLP Lapas kelas IIA Narkotika Pangkalpinang.

Razia dadakan ini sebagai tindak lanjut adanya dugaan keterlibatan satu orang narapidana Fitri alias Cecep, pengembangan dari empat orang lainnya oleh Tim Kalong, Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkalpinang, baru baru ini. 

Selain itu, sebagai bentuk komitmen memberantas segala bentuk penyalahgunaan serta peredaran narkoba di lingkungan Lapas Narkotika kelas IIA Pangkalpinang.

"Razia ini tindak lanjut adanya dugaan keterlibatan satu orang napi lapas narkotika pangkal pinang bernama Cecep atas pengembangan kasus narkotika yang ditangani polresta pangkalpinang. Jadi hari ini secara mendadak Kalapas memerintahkan Kasi Adm Kamtib dan Ka. KPLP melakukan razia terhadap narapidana, kamar dan blok hunian," kata Kalapas Kelas IIA Narkotika Pangkalpinang, Sugeng Hardono, Sabtu (19/6/2021).

Menurut Sugeng, razia  melibatkan satopatnal Lapas Narkotika Pangkalpinang di bawah kendali  Kasi Adm Kamtib dan Ka. KPLP.

Dengan tujuan sebagai pencegahan dan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) . Selain itu,  meminimalisir peredaran HP, narkoba dan Senjat Tajam (Sajam) serta sebagai bentuk cipta kondisi Lapas Narkotika yang aman dan tertib.

Dalam razia kali ini, sejumlah beberapa barang terlarang antara lain 1 unit HP merk Nokia,  kabel transmisi, pisau, speaker, botol kaca dan korek api.

Bagi narapidana yang memiliki HP akan dilakukan BAP dan diberikan sanksi sesuai dengan permenkumham No 8 tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas/Rutan.

"Selain gelar razia secara rutin dan insidentil Lapas Narkotika Pangkal Pinang melakukan pertukaran informasi sebagai bentuk sinergitas dengan aparat penegak hukum di wilayah Bangka Belitung," pungkas Sugeng.

(bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved