Breaking News:

Gubernur Bangka Belitung Perjuangkan Pengembangan Pangkalbalam, Lakukan Audiensi dengan Kemenhub

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman langsung melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Erzaldi Rosman saat melaksanakan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), Senin (21/06/2021). 

BANGKAPOS.COM -- Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam ternyata dibatalkan oleh pihak Kementerian Perhubungan RI.

Hal ini membuat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman langsung melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) untuk membahas kembali, Senin (21/06/2021).

"Babel sangat membutuhkan pelabuhan tersebut," ungkap r Erzaldi saat bertemu dengan Agus H. Purnomo, Dirjen Perhubungan Laut.

Gubernur Erzaldi sangat menyayangkan pembatalan ini mengingat kebutuhan Bangka Belitung atas pelabuhan ini karena memperhatikan beberapa hal, di antaranya :
1. Semakin besarnya beban Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang
2. Kondisi alur yang sangat sempit dan dangkal
3. Semakin tinggi lalu lintas kapal di Tanjung Kalian atas barang dan komoditas Babel
4. Semakin tingginya kesiapan ekspor komoditas Bangka Belitung yang masih melewati Palembang dan Lampung
5. Biaya reklamasi kawasan 100 hektar sudah dilaksanakan oleh pihak ketiga bekerja sama dengan BUMD untuk menjadi pelabuhan kontainer
6. Pemprov Bangka Belitung siap membangun fasilitas lain selain pengembangan pelabuhan yang bisa dilaksanakan oleh Kemenhub RI.

Dalam pertemuan dengan dirjen perhubungan laut,  Erzaldi menyampaikan bahwa, pentingnya pengembangan memang mempertimbangkan beberapa hal tersebut yang disampaikan melalui surat dan langsung.

Menurutnya, pelabuhan ini merupakan nadi, jangan sampai komoditi ekspor Babel tidak dapat bersaing karena fasilitas dan sarana pelabuhan yang minim, seperti kapasitas muatan, waktu tunggu pasang surut air dan sebagainya.

Dalam audiensi ini, dirjen perhubungan laut mengatakan akan langsung menyampaikan kepada Menteri Perhubungan RI,  Budi Karya Sumadi apa yang telah disampaikan  Erzaldi, selain menyampaikan juga kepada Direktur Utama Pelindo tentang Pelabuhan Pangkal Balam Pangkalpinang.

Disepakati, akan dijadwalkan pertemuan kembali untuk mendiskusikan pentingnya pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam bersama Menteri Perhubungan, Dirjen Perhubungan Laut dan Pelindo.

"Saya minta siapkan data volume kargo pelabuhan atas ekspor komoditas dan potensi-potensi ekspor yang dimiliki Babel," pesan Agus H Purnomo.

Beberapa kendala dan membutuhkan banyak biaya diakui oleh Agus H. Purnomo ketika tim melakukan survey lokasi Pelabuhan Pangkal Balam di Pangkalpinang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved