Breaking News:

Berita Kriminalitas

Kejati Babel Serahkan Tersangka Tipikor Bank BUMN Ke Kejari Pangkalpinang, Rugikan Negara Rp 28 M

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyerahkan tersangka dan barang bukti.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Ist/Kasi Intelijen Kejari Pangkalpinang
Kejati Bangka Belitung serahkan tersangka koruptor bank BUMN di Pangkalpinang, ke Kejari Pangkalpinang, di Kantor Kejari Pangkalpinang, Senin (21/6/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyerahkan tersangka dan barang bukti, perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas kredit kepada 47 debitur.

Tersangka atas nama Ardian Hendri Prasetyo satu diantara mantan Pimpinan Cabang Bank BUMN di Pangkalpinang dan Kantor Cabang Pembantu Depati Amir, Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2019.

Penyerahan tersangka itu, dilakukan oleh Kasi Penyidik Pidsus Kejati Babel Himawan dan Tim, ke Kejari Pangkalpinang yang diterima langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Pangkalpinang, Eddowan, di Kantor Kejari Pangkalpinang, Senin (21/)6/2021)

"Penyerahan tersangka dan barang bukti, pada saat tersangka diterima menjadi status terdakwa, terdakwa ditahan oleh Kejaksaan Negeri Pangkalpilang selaku penuntut umum dan dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Babel, selama 20 hari terhitung mulai tanggal 21 Juni 2021 sampai dengan tanggal 10 Juli 2021," kata Kasi Intelijen Kejari Pangkalpinang, Ryan Sumartha Syamsu, kepada Bangkapos.com, Senin (21/6/2021).

Kejati Babel serahkan tersangka koruptor bank BUMN di Pangkalpinang, ke Kejari Pangkalpinang, di Kantor Kejari Pangkalpinang, Senin (21/6/2021)
Kejati Babel serahkan tersangka koruptor bank BUMN di Pangkalpinang, ke Kejari Pangkalpinang, di Kantor Kejari Pangkalpinang, Senin (21/6/2021) (Ist/Kasi Intelijen Kejari Pangkalpinang)

Menurutnya, nomor Registrasi, Tahanan No.: RT-06/L.9.10/Ft.1/06/2021, yang nantinya segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Negeri Pangkalpinang.

Lanjut Ryan, terdakwa di dalam berkas perkara dikenakan Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor  20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

"Subsidiair Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP dengan kerugian keuangan negara sebesar Rp.28.5 Miliar," jelasnya

(Bangkapos.com/Yuranda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved