Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Labkesda Babel Mampu Periksa 350 Sampel per Hari, Stok Reagen Masih Ada Belasan Ribu  

UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Belitung (Babel) mampu melakukan pemeriksaan PCR

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Dokter Pantologi Klinik UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung, dr Lingnawati (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka Belitung (Babel) mampu melakukan pemeriksaan PCR hingga 350 sampel Covid-19 dalam waktu satu hari.

Sekali dilakukan running bisa memuat 96 sampel Covid-19 dengan menghabiskan waktu 2,5 jam.

"Saat ini sisa sampel tinggal 16 yang akan dilakukan running, tidak ada penumpukan seperti dulu dan tidak ada kendala.

Kalau petugas kita untuk pemeriksaan PCR itu ada bagian-bagianya, PCR saja ada 9 orang, belum lagi bagian administrasi dan bagian lainnya sepertinya hampir 20an," ujar Dokter Pantologi Klinik UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Bangka Belitung, dr Lingnawati saat ditemui Bangkapos.com, Senin (21/6/2021).

Lebih lanjut, Dia mangatakan data secara keseluruhan sampel Covid-19 yang telah dilakukan pemeriksaan Labkesda Bangka Belitung ada sebanyak 48.712 sampel.

Untuk data seminggu terakhir per tanggal 14-18 Juni 2021, terdata ada 428 sampel Covid-19 yang masuk dan dilakukan running pemeriksaan PCR.

"Kalau data masuk per hari itu tidak tentu, kadang bisa banyak, kadang sedikit jadi sulit untuk dikatakan rata-rata perharinya. Kalau datang hari ini, besok langsung kita running," kata dr Lingnawati.

Sekadar informasi, stok reagen covid-19 dalam kondisi aman, tersisa sebanyak 110 kotak atau 11000 reaksi. 

Sampai sejauh ini, Dia mangatakan PCR di Babel belum bisa mendeteksi virus varian baru Covid-19, sampel harus dikirimkan ke Labkes Pusat.

"Kita di sini ada mengirim sampel hasil pemeriksaan kita ke Labkes pusat, untuk dikoreksi lagi sebagai controling, 20 yang hasil positif dan 10 hasil negatif. Sampai saat ini dari sampel yang kita kirimkan belum ada laporan temuan varian baru, harus ada koordinasi juga.

Sampai saat ini saya belum berani ngomong apa-apa karena belum bisa kalau tidak ada datanya," kata dr Lingnawati. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved