Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tahun Ajaran Baru Tatap Muka Minimal 25 Persen, Target Kurikulum Mulai Dilaksanakan  

epala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengatakan, mulai tahun pelajaran baru pertengahan Bulan Juli nanti

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
Bangkapos.com/Dok
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengatakan, mulai tahun pelajaran baru pertengahan Bulan Juli nanti pembelajaran akan dilaksanakan tatap muka dengan pembatasan 25 persen satu kelasnya.

Mulanya Eddy berencana ingin melaksanakan new normal pada pelaksanaan tahun ajaran baru nanti, namun Kemendikbud meminta untuk membatasi jumlah perkelasnya.

"Pemerintah masih terbatas jadi untuk menerapkan new normal belum, tahun ajaran baru masuk dengan prokes yang ketat, dan jumlah siswa-siswi juga terbatas hanya boleh 25 persen perkelasnya, tetap kita laksanakan tatap muka tapi dengan prokes yang ketat," ungkap Eddy kepada Bangkapos.com, Senin (21/6/2021).

Dimana sebelumnya kata Eddy, sejak Januari hingga Mei lalu seluruh sekolah SD dan SMP di Kota Pangkalpinang sudah melewati tahap simulasi dan transisi pembelajaran tatap muka dengan baik.

"Jadi memang kita sudah melewati fase simulasi, transisi, dan tahun ajaran ini sudah waktunya kita masuk new normal sebetulnya.
Tapi Kemendikbud meminta untuk membatasi pembelajaran dengan prokes untuk tetap bejaga-jaga," ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan pembelajaran tatap muka nantinya juga akan dilaksanakan secara bergantian tidak sekaligus.

"Nanti akan kita buatkan shifnya, misal shif pertama 7:30-09:00 WIB lalu shif kedua 09:30-12:00 WIB jadi tidak seklaigus berada di sekolah, kita atur formulasinya satuan pendidikan kita sudah menyiapakan itu semua," sebutnya.

Eddy mengatakan, tahun ajaran baru nantinya target kurikulum pembelajaran sudah mulai diterapkan.

"Intinya tetap kita combine mungkin saja porsi daring lebih sedikit, pengayaan materi lebih di tatap muka. Kalau selama daring pas masa simulasi dan transisi itu kita tidak ada target kurikulum, nah ditahun ajaran baru ini kami mencoba terapkan target kurikulum kita dalam proses belajar mengajar," tegasnya.

Menurutnya, berdasarkan evaluasi pembelajaran selama proses simulasi dan transisi memang berjalan denagn baik, tanpa terkendala apapun.

"Januari-Maret kemarin kita simulasi, April kita sudah masuk transisi, berdasarkan evaluasi memang kita berjalan dengan baik, selama ini laporan yang masuk ke kita semuanya cukup baik, dan semua sekolah disambut antusias siswa-siswi yang luar biasa juga menyambut simulasi tatap muka ini. Dan sampai sekarang alhamdulillahnya belum ada temuan yang terdampak akibat simuladi tatap muka, semoga tidak akan sampai akhir nanti," bebernya.

Kata Eddy, ada 90an SD negeri dan swasta, dan 24 SMP negeri dan swasta di Kota Pangkalpinang tahun ajaran baru 2021 ini siap menerapkan pembelajaran tatap muka dengan pembatasan dan prtokol yang ketat.

"Prokes yang masih tetap kita jalankan secara ketat, kita juga sudah melewati berbagai upaya untuk yang terbaik disatuan pendidikan, intinya ini juga yang diharapkan oleh para orang tua kita," tambahnya.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved