Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Anak Kecanduan Drakor dan Game Online Hingga Sulit Bangun Pagi Lantaran Lama Tak Sekolah

Wati (50) warga Kelurahan Parit Lalang, Kota Pangkalpinang, mengakui akibat tidak belajar di sekolah anaknya lebih banyak bermain hingga lupa belajar.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Kompas.com
ilustrasi Sekolah Tatap Muka di Era Pandemi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Pendikan Babel bakal membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah pada ajaran baru 12 Juli 2021 mendatang.

Menyusul rencana tersebut, disambut baik orang tua siswa yang berada di Kota Pangkalpinang. Seperti dikatakan Wati (50) warga Kelurahan Parit Lalang, Kota Pangkalpinang, mengakui akibat tidak belajar di sekolah anaknya lebih banyak bermain hingga lupa belajar.

"Selama tidak melakukan belajar tatap muka di sekolah, anak-anak ini tidurnya malam, bangunya siang, kemudian ia mengendap di kamar sambil main handphone main game hingga nonton film drama Korea," keluh Wati kepada Bangkapos.com, Selasa (22/6/2021).

Wati mengatakan, anaknya saat ini duduk di kelas enam SD dan sebentar lagi bakal masuk ke SMP. Ia mendukung apabila pelaksanaan belajar tatap muka pada ajaran baru ini dimulai kembali.

"Saya minta kembali belajar di sekolah, biar anak saya ini kembali belajar, jangan hanya bermain, kemudian dapat mengurangi ia bermain handphone setiap harinya. Kita sebagai orang tua khawatir juga melihat bila kondisi seperti ini terus," keluhnya.

Dia mengakui pandemi Covid-19 belum akan berakhir, namun menurutnya perlu dilakukan pengaturan jam sekolah agar siswa-siswi kembali rutin melaksanakan aktivitas di sekolah dan bergaul sesama temanya.

"Karena ini berpengaruh pada tumbuh kembang anak, bila seperti ini terus tidak bergaul dan berinteraksi antar sesama. Semoga belajar tatap muka kembali dilaksanakan, dengan pengaturan jam sekolah dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat biar semua terhindar dari Covid-19," harapnya.

60 Persen Guru Sudah Divaksin

Sementara Dinas Pendidikan Provinsi Babel, menargetkan sebanyak 4.251 guru SMA/SMK selesai dilakukan vaksinasi Covid-19 pada akhir Juni 2021 ini.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis 2 untuk guru di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat. (Bangkapos.com/Edwardi)
Kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis 2 untuk guru di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat. (Bangkapos.com/Edwardi) (bangkapos.com)

Vaksinasi dikejar agar para guru memiliki kekebalan untuk kembali mengajar siswa di sekolah nantinya. Tercatat sudah 60 persen atau 2.550 guru di Babel sudah divaksin Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved