Breaking News:

Tribunners

Asa Terbitnya Kartu Tani

Kartu tani adalah sebuah kartu yang dirancang khusus untuk melakukan alokasi pupuk subsidi kepada petani yang diterbitkan oleh beberapa bank

Editor: suhendri
(Dok. Kementan)
Kartu Tani 

Oleh: Pasmawarti Oktavia, S.P. - Penyuluh Pertanian Kabupaten Bangka Barat

PUPUK menjadi sarana produksi (saprodi) pertanian yang tidak bisa lepas dari kebutuhan petani, bahkan untuk membantu petani agar kebutuhan pupuk bisa tepat jumlah, mutu, waktu harga dan sasaran pemerintah memberikan subsidi.

Jumlah anggaran yang disiapkan untuk pupuk subsidi pun tidak kecil mencapai Rp32 triliun untuk kebutuhan pupuk subsidi sebanyak 8,9 juta ton, sementara itu hitungan Kementerian Pertanian sebenarnya total kebutuhan pupuk untuk petani mencapai 24,3 juta ton (Sumber Sinartani Apr-Mei 2021).

Berdasarkan hasil kajian Badan Litbang Pertanian di mana status hara P dan K lahan sawah antara sedang-tinggi di beberapa provinsi di Indonesia perlu pengurangan dua kandungan tersebut terjadi perubahan formula NPK dari 15;15;15 menjadi 15;10;12 yang mulai akan disalurkan di tahun 2021 ini.

Ada beberapa pertimbangan mengapa pemerintah masih memberikan subsidi pupuk yakni:
1. Petani dapat membeli pupuk dengan harga terjangkau
2. Subsidi menjamin ketersediaan pupuk sampai ke pelosok
3. Dengan adanya subsidi kualitas pupuk yang dipasok lebih terjamin
4. Subsidi pupuk meningkatkan minat petani untuk tetap bertani secara berkesinambungan
5. Subsidi pupuk berperan menjaga dan meningkatkan produktivitas pertanian

Berbagai permasalahan yang timbul di lapangan diperlukan program yang bisa mendukung agar penyediaan keterjaminan pada masyarakat petani, salah satunya program kartu tani.

Kartu tani adalah sebuah kartu yang dirancang khusus untuk melakukan alokasi pupuk subsidi kepada petani yang diterbitkan oleh beberapa bank yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai lembaga yang bekerja sama membantu pelaksanaan fungsi dari kartu tani ini.

Ini mempermudah pemerintah dalam intervensi program untuk petani dalam peningkatan produksi pertanian. Jangka pendek dengan penyaluran pupuk tetapi jangka panjang digunakan sebagai database jumlah petani, termasuk luasan lahan pertanian dan yang digunakan petani.

Pola pendistribusian pupuk subsidi terus diperbaiki sehingga saat ini data penerima pupuk subsidi bisa valid hingga 94 persen. Data ini akan makin diperkuat dengan kartu tani yang kriterianya berdasarkan by name by address sehingga diharapkan pupuk bersubsidi benar benar diterima oleh pihak yang membutuhkan (Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo).

Beberapa permasalahan yang sering timbul dari distribusi pupuk ini, kondisi pupuk yang langka, harga pupuk di atas harga eceran tertinggi, dan penyalahgunaan mekanisme distribusi pupuk di lapangan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved