Breaking News:

Hasil Survei, Mayoritas Masyarakat Tak Setuju Jokowi 3 Periode, Ujang Sebut Bisa Chaos

Wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelinding di kancah perpolitikan Indonesia hari ini| Hasil survei nyatakan mayoritas masyarakat tak setuju

Editor: Dedy Qurniawan
capture video
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

BANGKAPOS.COM - Wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelinding mewarnai kancah perpolitikan Indonesia hari ini.

Hasil sejumlah lembaga survei, mayoritas masyarakat tak seuju jika presiden bisa menjabat tiga periode.

Sebelumnya, soal presiden tiga periode ini ini dinilai mencederai perjuangan rakyat dalam melakukan reformasi di era Orde Baru.

Isu ini muncul kembali usai sekelompok relawan menyatakan mengusung Jokowi-Prabowo 2024.

Wacana untuk mengusung Jokowi menjadi presiden selama tiga periode juga sempat ramai ketika ada wacana untuk amendemen UUD 1945.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin mengatakan hasil reformasi jelas membatasi kekuasaan.

Sehingga seorang presiden menjabat dibatasi dua periode.

Pihak yang menginginkan Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto maju di Pemilihan Presiden 2024 dinilai tidak mengerti arti demokrasi.

Ujang berujar masyarakat masih bisa menahan diri dalam kebijakan-kebijakan kontroversial dari pihak eksekutif dan legislatif.

Misalnya, penolakan terhadap Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Omnibuslaw

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved