Breaking News:

Jadi Alat Tes Covid-19 Murah Meriah, Pakar Minta Penggunaan Tes GeNoSe Dihentikan Sementara

Alat ini sudah diizinkan dipakai syarat perjalanan di semua moda transportasi, menjadi alternatif bagi antigen dan PCR sejak 1 April 2021

Editor: Ardhina Trisila Sakti
bangkapos.com
Foto Ilustrasi: Alek, calon Penumpang Pesawat Terbang di Bandara Depati Amir sedang melakukan uji tes GeNose di yang dimulai pada, Senin (12/4/2021) hari ini. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM - Alat tes Covid-19 dari Universitas Gadjah Mada (UGM) GeNoSe diminta oleh pakar biologi molekuler Ahmad Utomo untuk dihentikan penggunaannya.

Sebelumnya alat ini sudah diizinkan dipakai syarat perjalanan di semua moda transportasi, menjadi alternatif bagi antigen dan PCR sejak 1 April 2021.

Pemerintah mengatur kegunaannya berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021 mengenai Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Digoda Chef Juna, Dua Peserta MasterChef Indonesia Salah Tingkah, Chef Arnold: Langsung Gas

Alasan Utomo adalah menunggu hasil validasi eksternal dari UGM.

Rencananya validasi eksternal dilaksanakan secara independen oleh tim peneliti dari institusi non-UGM sampai April 2021.

"Ini sudah Juni, sejak Februari belum ada hasilnya. Ini kampus kita benar-benar merdeka ndak untuk melaporkan hasilnya," kata Utomo dilansir dari Kompas.com, Senin (21/6/2021).

Padahal alat ini sudah digunakan sebagai alat verifikasi perjalanan waktu mudik.

Banyak netizen membagikan testimoni sebagai calon penumpang moda transportasi menggunakan tes GeNoSe untuk mendapatkan hasil negatif Covid-19.

Pasien positif Covid-19 hasil swab antigen memilih menggunakan GeNoSe untuk melakukan perjalanan karena hasil tesnya negatif.

Utomo menghubungkan hal ini dengan ledakan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan.

Halaman
12
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved