Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tiga HP Hilang di Pantai Sumur Tujuh, Satu Ditemukan di Lubuk Besar, Polisi Tangkap Penadah

And (49) warga Desa Lubuk Besar dibekuk tim tupai Polres Bangka Tengah usai diintrogasi di kediamannya dengan dugaan kasus pembelian Handphone curian.

Penulis: Sela Agustika | Editor: El Tjandring
(istimewa/Polres Bateng)
And (49) warga Desa Lubuk Besar dibekuk tim tupai Polres Bangka Tengah usai di introgasi dengan kasus pembelian Handphone hasil curian. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - And (49) warga Desa Lubuk Besar dibekuk tim tupai Polres Bangka Tengah usai diintrogasi di kediamannya dengan dugaan kasus pembelian Handphone curian.

Kasat Reskrim, AKP Rais Muin seizin Kapolres Bateng, AKBP Slamet Ady Purnomo menjelaskan, penangkapan And ini merupakan tindak lanjut atas laporan tindak pidana pencurian dengan korban bernama Fitriani (36) warga Kelurahan Padang Mulya, Kecamatan Koba.

"Jadi Kamis (17/6/2021) korban atas nama Fitriani melaporkan telah kehilangan 3 unit HP, terdiri dari 1 unit HP Samsung Galaxy J2 prime, 1 unit HP OPPO A3S dan 1 unit HP OPPO A71," ungkap AKP Rais.

Ia menyebut peristiwa kehilagan tiga unit Handphone ini terjadi di Pantai Sumur 7 Kelurahan Padang Mulya.  Saat itu, korban diketahui sedang mencari ikan bersama keluarga dan rekannya. Sementara handphone miliknya diletakkan dalam box sepeda motor yang terparkir.

"Jadi ketika korban hendak mengambil 3 unit HP yang didalam box sepeda motor yang terparkir semua HP nya tidak ada dan melaporkan kejadian ini ke kita. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian materil hingga Rp. 6,2 juta," ujar Rais, Selasa (22/6/2021).

Menindaklanjuti laporan dengan peristiwa kejadian tersebut, tim Tupai Polres Bateng langsung mengendus keberadaan salah satu HP korban yang berada di Desa Lubuk besar.

Di mana saat dikroscek oleh pihaknya, HP milik korban dengan merek OPPO A3S ini digunakan oleh And.

"Tepat pada Jumat (18/6) sekira pukul 13.45 WIB, kami langsung mendatangi kediaman And di Desa Lubuk besar. Usai diintrogasi, kemudian And kita gelandang ke Mapolres Bateng guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum," ungkap, AKP Rais.

Dalam keterangannya ke penyidik di Mapolres Bateng, pelaku yang bakal dijerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadah hasil curian ini mengaku memperoleh HP merek Oppo A3S dari pelaku lainnya yang sekarang berstatus sebagai buron atas nama Ed.

"Jadi saat ini kasus masih kita lakukan penyelidikan dimana pelaku (And -red) ini membeli HP itu dari Edi seharga Rp.400 ribu," tutur Rais.

Guna mengungkap kasus lebih lanjut, tim tupai Polres Bangka Tengah terus mencari keberadaan pelaku Ed. Sementara pihaknya saat ini masih melakukan proses tindak lanjut ke tersangka And.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved