Breaking News:

Belasan Murid Terbukti Rusak Makam, Wali Kota Gibran Perintahkan Tutup Sekolah dan Bina Pelaku

"Sekolahnya apakah sudah berizin? Kok selama penutupan sekolah ini (masih Covid-19) kok bisa tatap muka (PTM). Izinnya seperti apa. Yang lain ..."

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Wali Kota Solo Gibran saat melihat kondisi sejumlah makam di TPU (kiri). Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/6/2021). 

Belasan Murid Terbukti Rusak Makam, Wali Kota Gibran Perintahkan Tutup Sekolah dan Bina Pelaku

BANGKAPOS.COM -- Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memerintahkan penutupan sekolah yang muridnya diduga melakukan perusakan belasan makam karena tidak berizin.

Selain itu, sekolah tersebut juga disebut melanggar Surat Edaran No 067/1869 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Peran Satuan Tugas Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Solo.

Dalam SE nomor 7 huruf b poin 4 dijelaskan sekolah yang ingin menggelar tatap muka harus mendapatkan izin dari kepala daerah (wali kota) sesuai kewenangannya melalui rekomendasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Solo.

"Sekolahnya apakah sudah berizin? Kok selama penutupan sekolah ini (masih Covid-19) kok bisa tatap muka (PTM). Izinnya seperti apa. Yang lain tutup (daring) kok dia PTM. Dari prokesnya aja sudah tidak tepat. Yang jelas sekolahnya harus ditutup," kata Gibran di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/6/2021).

Terkait penanganan kasusnya, Gibran mengatakan telah menyerahkan ke polisi. Kemudian siswanya akan dibina.

Baca juga: Boy Yandra Minta Masyarakat Jangan Ragu untuk Vaksin Covid-19

"Pasti yang jelas anak-anak yang kemarin itu akan kami bina dan harus diluruskan mindset-nya. Siswanya banyak yang luar kota sebenarnya," terang dia.

Pasca perusakan itu, lanjut Gibran, antara korban yakni ahli waris dan pengasuh sekolah sudah dipertemukan.

Pengasuh sekolah telah bersedia untuk memperbaiki makam-makam yang dirusak tersebut.

"Ahli waris kemarin sudah ketemu pihak sekolah. Dari pihak sekolah juga bersedia mengganti dengan yang baru. Tapi prosesnya tetap jalan," kata dia.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming memerintahkan penutupan sekolah yang muridnya terbukti merusak makam, Selasa (22/6/2021).
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming memerintahkan penutupan sekolah yang muridnya terbukti merusak makam, Selasa (22/6/2021). (TribunSolo.com/Adi Surya)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved