Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapolda Anang Syarif Hidayat Doakan Kuota Didik Akpol Polda Babel Tetap 4 Orang

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, mendoakan kuota didik Akademi Kepolisian (Akpol) Polda Babel tetap 4 orang.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
Ist Polda Babel
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat menyampaikan ucapan selamat kepada 3 calon taruna dan 1 calon taruni akpol yang dinyatakan lulus terpilih untuk mengikuti seleksi tingkat pusat 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, mendoakan kuota didik Akademi Kepolisian (Akpol) Polda Babel tetap 4 orang.

Munajat tersebut disampaikan Anang, disela sidang akhir penentuan kelulusan Tingkat Panda Penerimaan Terpadu Calon Taruna/I Akpol Polda Babel tahun 2021 di gedung Tribrata, Selasa (23/6/2021).

"Saya doakan semoga kuota didik Akpol untuk polda  Babel tetap 4 orang ini. Dan kepada peserta yang dinyatakan lulus tidak terpilih, jangan berkecil hati. Tingkatkan,  kompetensi dan kemampuan untuk bersaing kembali di tahun depan," kata Anang.

Menurut Anang, sebelumnya animo peserta Akpol sebanyak  82 orang dan tersisa hingga saat ini berjumlah 14 orang yang terdiri dari 2 wanita dan 12 pria.

Dari 14 peserta tersebut saat ini telah tersaring sebanyak empat orang yang terdiri dari 3 pria dan 1 wanita untuk melanjutkan perjuangan mengikuti seleksi ke tingkat pusat.

"Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan ucapan selamat kepada 3 calon taruna dan 1 calon taruni akpol yang dinyatakan lulus terpilih untuk mengikuti seleksi tingkat pusat," katanya.

Tahapan seleksi di panda polda babel dimulai sejak Maret hingga dengan juni tahun 2021.
Dimulai tahap pendaftaran dan verifikasi, pemeriksaan administrasi awal.

Dilanjutkan pemeriksaan kesehatan tahap,  psikologi dengan menggunakan sistem cat, tes cat akademik, uji kesamaptaan jasmani, rikkes tahap II,  wawancara psikologi tahap II dan penelusuran mental kepribadian.

"Yang pasti proses seleksi ini  bersih, transparan, akuntabel dan humanis serta clear and clean. Dan polri juga berkomitmen pada semua proses penerimaan calon anggota polri tidak ada kkn, broker, pungli apalagi rekayasa dan konspirasi serta menerapkan diskualifikasi bagi peserta seleksi yang menggunakan sponsorship maupun memo," tegas Anang

(bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved