Breaking News:

Pemkot Pangkalpinang Anggarkan Rp 200 Juta untuk Pemulangan PSK ke Kampung Halaman

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rika Komarina menyebutkan Pemkot Pangkalpinang telah menganggarkan Rp 200 Juta untuk pemulangan PSK

Penulis: Ardhina Trisila Sakti (CC) | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Istimewa Efran
Sepuluh Pekerja Seks Komersial (PSK) di Teluk Bayur hari ini dipulangkan ke kampung halamannya, Rabu (23/6/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sepuluh Pekerja Seks Komersial (PSK) di Teluk Bayur hari ini dipulangkan ke kampung halaman masing-masing, Rabu (23/6/2021).

Tim Dinas Sosial Kota Pangkalpinang sudah berada di Bandara Depati Amir Pangkalpinang untuk mengurusi kepulangan sepuluh PSK tersebut.

"Kita dari Dinas Sosial hanya mengurus kepulangan saja. Ini hasil penertiban tim gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP malam Minggu kemarin, sudah kita urus semuanya dan hari ini kita pulangkan," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rika Komarina kepada Bangkapos.com, Rabu (23/6/2021).

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rika Komarina menyebutkan, hingga kini anggaran Rp 200 juta yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pangkalpinang.

"Ada 10 total yang hari ini dipulangkan, sebetulnya ada 11 tapi satunya positif rapid antigent jadi dikarantina dulu di wisma," sebutnya.

Sepuluh Pekerja Seks Komersial (PSK) di Teluk Bayur hari ini dipulangkan ke kampung halamannya, Rabu (23/6/2021)/ist Efran
Sepuluh Pekerja Seks Komersial (PSK) di Teluk Bayur hari ini dipulangkan ke kampung halamannya, Rabu (23/6/2021)/ist Efran (istimewa)

Kesepuluh PSK tersebut sebetulnya menolak untuk dipulangkan namun pemerintah Kota sudah tidak lagi memberi kesempatan.

"Tidak ada lagi alasan kan kami sudah komitmen dan sudah perjanjian mereka juga sudah diberikan SP3 jadi kita tetap pulangkan bukan masanya lagi untuk pembinaan-pembinaan, ini program sudah tahun lalu," tegas Rika.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rika Komarina menyebutkan Pemkot Pangkalpinang telah menganggarkan Rp 200 Juta untuk pemulangan PSK dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD).

Berdasarkan data total terdapat 152 PSK di lokalisasi Teluk Bayur dan Parit Enam.

"Anggaran sudah siap, kami sudah siap mencairkan sesuai kebutuhan untuk pemulangan PSK," kata Rika kepada Bangkapos.com, Kamis (1/4/2021).

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved