Breaking News:

Asam Lambung

Penjelasan Dokter, Seberapa Sering Penderita Asam Lambung Bisa Terkena Kanker?

Menurut American Cancer Society, penderita penyakit asam lambung atau GERD memiliki lebih berisiko terkena penyakit kanker

Editor: M Zulkodri
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Kanker 

BANGKAPOS.COM - Lambung manusia dirancang bisa menghasilkan cairan asam dan enzim untuk membantu mencerna makanan.

Namun, gangguan pencernaan membuat cairan yang seharusnya berada di lambung atau perut tersebut, naik ke kerongkongan.

Gangguan kesehatan ini dikenal sebagai penyakit asam lambung.

Jika sudah parah atau kronis, seseorang dikatakan mengidap gastroesophageal reflux disease (GERD).

Menurut American Cancer Society, penderita penyakit asam lambung atau GERD memiliki lebih berisiko terkena penyakit kanker, terutama kanker kerongkongan dan tenggorokan.

Bagaimana asam lambung bisa menyebabkan kanker?

Naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan atau tenggorokan lambat laun dapat merusak lapisan dalam bagian saluran pernapasan.

Hal itu bisa menyebabkan sel skuamosa atau sel pelapis kulit di saluran pernapasan berganti menjadi sel kelenjar.

Perubahan sel tidak normal atau sel abnormal di saluran kerongkongan ini dikenal sebagai barrett esophagus.

Makin lama seseorang menderita penyakit asam lambung, makin besar kemungkinannya mengalami barret esophagus.

Kebanyakan penderita barrett esophagus mengalami gejala asam lambung naik.

Tetapi, ada juga yang tidak bergejala sama sekali.

Penderita barret esophagus lebih rentan terkena kanker esofagus dan kanker saluran pernapasan atas seperti kanker tenggorokan.

Pasalnya, pertumbuhan sel abnornal yang terus-menerus tidak ditangani bisa berubah menjadi sel prakanker, dan bisa berkembang menjadi kanker.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved