Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Basarnas Imbau Nelayan Selalu Waspada, Diperkirakan Kondisi Cuaca di Perairan Bangka Belitung Buruk

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bangka Belitung mengimbau kepada masyarakat Bangka Belitung

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bangka Belitung, Fazzli 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bangka Belitung mengimbau kepada masyarakat Bangka Belitung, agar berhati-hati dan tetap waspada saat melaut di perairan Bangka Belitung.

Hal ini diimbau oleh Kepala Basarnas Babel Fazzli, karena berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diperkirakan selama satu minggu ke depan cuaca di Bangka Belitung, akan turun hujan disertai angin kencang.

"Kepada nelayan dan para pemancing yang ingin melaut agar berhati-hati, diperkirakan cuaca buruk akan terjadi, seperti hujan  akan merata disertai angin kencang, hingga petir. Sehingga mempengaruhi gelombang air laut," kata Fazzli, kepada Bangkapos.com, Jumat (25/6/2021)

Menurutnya, kecepatan angin yang terjadi disertai hujan, rata-rata 10 hingga 20 kilometer perjam, sedangkan ketinggian gelombang diperairan laut Bangka Belitung, mulai dari 0,5 sampai 2,5 meter.

"Jadi cukup lumayan tinggi untuk nelayan yang melaut, dengan ukuran perahu yang kecil. Kepada nelayan yang hendak melaut agar melihat kondisi cuaca dan perubahannya, yang terjadi sangat cepat," imbau Fazzli.

Fazzli mengatakan apabila saat melaut menemukan cuaca buruk, agar berteduh dan berlindung ke pulau atau bagan yang ada di sekitar, guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

Ia juga menekankan, kepada nelayan agar menggunakan alat keselamatan, seperti life jaket saat melaut.

"Kepada pengunjung wisata yang akan berwisata ke pantai diakhiri pekan, agar selalu menaati protokol kesehatan Covid-19, dan selalu waspada bila mandi di pinggir pantai, dan selalu menaati peraturan yang berlaku," pesan Fazzli.

"Kepada anak-anak yang mandi selalu gunakan pelampung, dan kepada orang tua mereka agar mengawasi anaknya yang mandi di pantai tersebut, karena kejadian itu terjadi akibat kita lengah akan situasi," ingat Fazzli.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved