Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Percepat Proses Vaksinasi, Dinkes Gencar Gelar Vaksinasi Massal

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim menyebut, pihaknya memang gencar melakukan percepatan Proses Vaksinasi Covid-19

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Vaksinasi di Puskesmas Taman Sari khusus untuk ojek online (Ojol) di Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim menyebut, pihaknya memang gencar melakukan percepatan Proses Vaksinasi Covid-19. Sementara itu target vaksinasi 164.603 sasaran.

"Kita memang genacar melakukan percepatan proses vaksinasi,  makanya kita gencar lakukan penguntikan masal baik di pasar ataupun di Puskesmas, hal ini agar masyarakat mampu melindungi dan memperkuat sistem kesehatan dalam menyeluruh (health immunity)," kata Hakim kepada Bangkapos.com, Jumat (25/6/2021).

Hakim mengatakan, akan banyak lagi vaksinasi untuk para UMKM dan pedagang lainnya hingga vaksinasi untuk masyarakat umum.

"Seperti hari ini kita menggelar vaksinasi untuk ojek online (Ojol), kemarin pedagang dan pengunjung Transmart Pangkalpinang. Intinya kita ingin segera menyelesaikan taget ini dan masyarakat kita dapat terbentuk kekebalan tubuhnya," kata Hakim.

"Orang-orang yang divaksinasi memiliki risiko tiga kali lebih rendah terinfeksi Covid-19, dibandingkan dengan orang-orang yang tidak divaksinasi," tegasnya.

Hakim juga mengingatkan, jangan pula masyarakat mentang-mentang sudah divaksin tidak lagi menjaga jarak, cuci tangan dan menggunakan masker.  Menurutnya, protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

"Oleh karena itu, meski sudah divaksin jangan sampai lengah menjalankan protokol kesehatan. Vaksinasi Covid-19 harus dibarengi dengan kepatuhan tinggi dalam menjalankan 3M. Untuk mendapatkan proteksi optimal, vaksinasi harus bersama dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M). Bila itu kita lakukan dengan sungguh-sungguh, pandemi ini dapat segera terkendali," imbaunya.

Sementara itu hingga kini, sudah ada 30.110 orang di Pangkalpinang yang disuntik vaksin. "Untuk sekarang makanya kita fokus dulu kepada para pedagang kita, petugas publik yang memang banyak beraktivitas di luar hingga masyarakat rentan seperti lansia dan pra Lansia," ujarnya.

"Masyarakat umum juga boleh ikut vaksinasi di Puskesmas, kalau kurang vaksinnya akan kita uapayakan tambah lagi," tambahnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved