Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Wali Kota Ini Nyamar Pakai Rambut Palsu Datangi Lokalisasi, Eh Sepi, Ternyata Para PSK Kerja Online

Ada 152 PSK di dua lokalisasi Pangkalpinang, Bangka Belitung, yakni Teluk Bayur dan Parit Enam. Baru 10 PSK yang berhasil dipulangkan.

Penulis: Dedy Qurniawan (CC) | Editor: Dedy Qurniawan
bangkapos.com/ist/Efran
Proses pemulangan sepuluh Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Teluk Bayur, Pangkalpinang, Bangka Belitung ke kampung halamannya, Rabu (23/6/2021) 

BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengaku tak habis pikir dengan kegiatan penertiban yang kerap mereka lakukan terhadap lokalisasi Teluk Bayu.

Tiap kali didatangi untuk ditertibkan, lokalisasi di Pangkalpinang itu selalu terlihat sepi.

Razia diindikasikan selalu bocor.

Sampai kemudian Molen berinisiatif menyamar dan mendatangi Teluk Bayar.

Dia rela membeli rambut palsu (wig) dan memakainya datang ke sana.

Hasilnya sama, sepi juga.

Belakangan Molen tahu bahwa para pekerja seks komersial (PSK) di sana tetap kerja, tapi dilakukan secara online.

"Sampai saya itu sudah beli wig rambut palsu untuk penyamaran biar orang tidak tau dengan ciri khas kepala saya, tapi begitu kami datang sepi, ternyata aktivitas mereka dilakukan secara online," kata mantan PNS di Pemprov Sumatera Selatan yang kini menjadi Wali Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung ini, Kamis (24/6/2021)

Baca juga: Nestapa Gadis Belia Sejak Usia 11 Tahun Dipaksa Ibu Kandung Jadi PSK, Takut Dosa Melawan Mama

Selama ini, di banyak kesempatan, Pemkot Pangkalpinang memang diketahui berusaha menertibkan sejumlah tempat yang diidentikkan sebagai lokalisasi di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Adapun cerita Molen soal ia yang memakai rambut palsu itu disampaikan sampaikan terkait pemulangan 10 PSK di Teluk Bayur ke daerah asal mereka belum lama ini dan upaya penertiban lokalisasi sejauh ini.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved