Breaking News:

Ayah di Bangka Selatan Rebut Bayinya dari Istri Lalu Dibawa ke Hutan, Saat Pulang Kaki Bayi Patah

Pria ini diduga tega membanting anaknya sendiri, sehingga mengalami patah tulang kaki kanan.

Editor: Alza Munzi
Freepik
Ilustrasi bayi yang mendapatkan perawatan di rumah sakit 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang bayi berusia empat bulan menjadi korban kekerasan ayahnya, EH (21).

Pria ini diduga tega membanting anaknya sendiri, sehingga mengalami patah tulang kaki kanan.

Kejadian di Desa Permis, Kecamatan Simpangrimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini menyita

perhatian warga.

Dalam pemeriksaan polisi, EH membanting bayi lantaran kesal setelah cekcok mulut dengan istrinya, TN (19).

Baca juga: Ayah di Permis Tega Banting Bayi Usia 4 Bulan, si Bayi Berlumur Pasir dan Patah Tulang di Paha Kanan

Fakta kaki bayi patah berdasarkan hasil rontgen.

TN yang mengetahui anak kandungnya menderita akibat ulah sang suami, segera melapor ke polisi.

Saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian dari Polsek Simpangrimba.

Atas laporan TN, EH kini sudah ditangkap pihak kepolisian, Polsek Simpangrimba.

EH diamankan di Mapolsek Simpangrimba setelah adanya laporan istrinya.

Kepada polisi, EH mengaku melakukan kekerasan pada sang buah hati seusai cekcok mulut dengan istrinya, TN.

Akibat perbuatan yang ia lakukan, sang bayi mengalami patah tulang pada bagian paha sebelah kanan.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan diwakili Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus menyebut kejadian ini

bermula saat EH dan istrinya, TN cekcok mulut pada Kamis (24/6/2021) sekitar Pukul 20.30 WIB.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved