Breaking News:

Berita Kriminal

BREAKING NEWS: Bayi Patah Tulang Dianiaya Ayah Kandung, Sempat Dibawa ke Hutan Usai Cekcok Mulut

Kasus bayi usia empat bulan, patah tulang karena diduga dianiaya ayah kandung di Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan (Basel)

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: Fery Laskari
istimewa
EH (21) usai diamankan di Mapolsek Simpang Rimba. (Ist/Polres Bangka Selatan) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Kasus bayi usia empat bulan, patah tulang karena diduga dianiaya ayah kandung di Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan (Basel), sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Tim Polsek Simpang Rimba memastikan telah mengamankan, EH (210, sang ayah bayi, diduga pelakunya.

Hasil introgasi petugas, diduga EH melakukan kekerasan pada sang buah hati usai cekcok mulut dengan sang istri, TN (19).

Akibat kekerasan ini, korban mengalami patah tulang pada bagian paha sebelah kanan.

Saat ini EH (21) sudah diamankan di Mapolsek Simpang Rimba setelah adanya laporan yang disampaikan oleh TN (19), ibu bayi.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan diwakili Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus mengakui, EH (21) diringkus setelah adanya laporan ibu korban, TN (19) di Mapolsek Simpang Rimba.

Surtan Sitorus menyebutkan, kejadian ini bermula saat EH (21) dan istrinya, TN (19) cekcok mulut pada Kamis (24/6/2021) sekitar Pukul 20.30 WIB.

TN selaku ibu sang balita sempat meminta bantuan kepada ibunya untuk mengambil dan menggendong korban, namun tak diizinkan oleh EH (21).

"Sekira Pukul 20.30 WIB, tetangga dari EH dan TN yang diketahui berinisial PT (35) melihat EH membawa anaknya menuju area hutan sembari membawa guling. Setelah kembali, didapati bayi berlumuran pasir,"  Sitorus kepada Bangkapos.com, Minggu (27/6/2021).

Mendapati anaknya berlumuran pasir, TN segera mengambil anaknya dan mendapati pula bekas kemerahan di bagian lengan dan paha kanan anaknya.

Setelah mengetahui keadaan ini, TN  segera melapor kepada keluarga untuk dijaga keamanannya dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Simpang Rimba, Sabtu (26/6/2021).

Sitorus juga menyebutkan, setelah mendapatkan informasi TN (19), Jajaran di Mapolsek Simpang Rimba berhasil membekuk EH (21) di kediaman orangtuanya.

"Mendapati laporan ini, Kapolsek Simpang Rimba, AKP Ekhard Rustam bersama personel langsung melakukan pembekukan dan meringkus EH pada Sabtu (26/6/2021) sekira Pukul 17.00 WIB," katanya.

Pada kasus ini, kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian dan guling korban serta hasil rontgen. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved