Breaking News:

Kelompok Hamas Pimpin Pertempuran Baru Akhiri Blokade Israel di Jalur Gaza

Tiga belas warga Israel juga tewas oleh tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza. Pertempuran yang paling sengit dalam beberapa tahun itu terhenti...

AFP/ahmad gharabli
Ilsutrasi__ Ibu Kota Tel Aviv diterangi dengan tembakan roket Hamas dan sistem pertahanan udara Iron Dome Israel pada Sabtu (15/5/2021) yang kembali terjadi pada Senin (17/5/2021) malam. 

Kelompok Hamas Pimpin Pertempuran Baru Akhiri Blokade Israel di Jalur Gaza

BANGKAPOS.COM, GAZA CITY -- Kelompok Palestina menolak hubungan apapun antara Hamas dan Israel.

Seperti diketahui, selama bertahun-tahun, kelompok Hamas yang merupakan kelompok perlawanan Palestina, berupaya memanfaatkan hasil pertempuran terbarunya dengan Israel untuk mengakhiri blokade Israel di Jalur Gaza

Sementara itu, Israel sendiri menjadikan pembebasan warganya yang ditawan oleh Hamas sebagai prasyarat untuk memungkinkan pembangunan kembali Gaza.

Diketahui, Hamas telah menangkap dua tentara Israel setelah serangan Israel 2014 di Gaza.

Dua warga Israel lainnya diyakini telah ditahan oleh kelompok Palestina setelah mereka memasuki Gaza. Hamas dan Israel terlibat dalam pertempuran 11 hari pada awal Mei 2021.

Baca juga: Terungkap, Militer Israel Mengaku Frustasi karena Gagal Menghentikan Serangan Ribuan Roket Hamas

Setidaknya 260 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka.

Tiga belas warga Israel juga tewas oleh tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza. Pertempuran yang paling sengit dalam beberapa tahun itu terhenti di bawah gencatan senjata yang ditengahi Mesir.

Meskipun gencatan senjata Hamas-Israel masih berlaku, pengamat memperkirakan pecahnya putaran pertempuran lain mengingat ketegangan yang terus berlanjut.

Pada 16 Juni, pesawat tempur Israel melakukan serangan udara terhadap posisi Hamas di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas pengiriman balon pembakar dari wilayah Palestina ke Israel selatan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved