Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Keterisian BOR Rumah Sakit Covid-19 di Bangka Belitung Baru 30 Persen, Namun Angka Kematian Tinggi

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr (HC) Ir Soekarno baru 30 persen.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno baru 30 persen, sisanya 70 persen masih kosong belum terisi pasien terkonfirmasi Covid-19. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr (HC) Ir Soekarno baru 30 persen, sisanya 70 persen masih kosong belum terisi pasien terkonfirmasi Covid-19.

Kondisi ini tentunya berbalik dengan kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 seperti yang ada di Jakarta dan daerah lainya mencapai 80 hingga 90 persen per harinya.

Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno, Armayani Rusli, mengatakan pemprov masih bersyukur kondisi penyebaran Covid-19 di Bangka Belitung tidak sama dengan daerah lainnya.

"Tidak seperti daerah lain, kita masih di angka 30 persen dan stoknya masih ada 70 persen. Artinya, kasus Covid-19 di Babel masih terkendali," jelas Armayani kepada Bangkapos.com, Senin (28/06/2021) di kantor gubernur.

Ia mengatakan untuk jumlah kamar yang terisi di RS Covid hanya 16 kamar untuk kondisi ringan dan 14 kamar untuk kondisi berat.

"Untuk kamar terisi hanya 16 orang di ICO satu dengan kondisi ringan hingga sedang dan 14 orang di ICO dua berat. Sementara kamar lainnya masih kosong," kata Armayani.

Armayani, mengatakan terkendalinya kasus di Bangka Belitung menurutnya karena faktor 3 T dan 5 M yang terus dilakukan oleh Satgas Covid-19 selama ini.

"Yaitu testing, tracing, dan treatment, kemudian memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi, untuk terus dapat dilakukan," terang Armayani.

Tingkat Kematian Tinggi

Sekretaris, Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, sedikitnya pasien datang ke rumah sakit karena banyak warga yang enggan datang kalau sakitnya tidak parah.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved