Breaking News:

KRONOLOGI Dua Penambang Timah di Belitung Timur Ditelan Air di Kedalaman 28 Meter, Ini Kata Ahli

Peristiwa bermula ketika Naryo dan Andri berada di ring tiga, mendapat tugas memasang alat penghisap air.

Editor: Alza Munzi
Posbelitung.co/Suharli
Beginilah kondisi di lokasi tambang berbentuk terowongan yang menyebabkan dua orang tertimbun tanah di Kelapa Kampit, Belitung Timur, Minggu (27/6/2021). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Terjangan air yang muncul di kedalaman 28 meter membuat Naryo dan Andri terpental, Minggu (27/6/2021) sore.

Keduanya merupakan penambang timah liar yang bertaruh nasib di kawasan Desa Mayang, Kelapa Kampit, Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kejadian itu berada di izin usaha pertambangan (IUP) PT Menara Cipta Mulia (MCM).

Namun, Humas PT MCM Tommy Prasetyo membantah kedua korban adalah bagian dari perusahaan.  

Peristiwa bermula ketika Naryo dan Andri berada di ring tiga, mendapat tugas memasang alat penghisap air.

Mereka masuk ke dalam lubang sedalam 28 meter dan tiba-tiba ada air memancar sangat deras dan mereka tergulung di dalamnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, mereka ingin memasang alat penghisap air atau seruni di lubang tersebut.

Sementara, ahli pertambangan Veri Yadi Msc dan sedang pendidikan PhD Candidate di School of Mining Engineering, University of The Witwatersrand, Johannesburg, South Africa mengatakan bisa jadi blok yang ingin dipasangi seruni jebol.

Karena air keluar dengan tekanan tinggi karena lubang tambang itu seperti bejana berhubungan.

"Lubang tambang ini dimungkinkan terhubung satu dengan yang lain sehingga sifat air cenderung memiliki ketinggian yang sama secara alamiah," kata Veri.

Dia melanjutkan, apabila salah satu tempat diblok maka air akan tertahan.

Apabila dibuka akan memberikan tekanan yang besar sesuai dengan hukum Bernoulli.

"Kalau melihat bentuk lubang seperti lubang winze (lubang turun) dari level atas ke level bawah karena bentuknya seperti "ore chute"," tambahnya.

Dia menjelaskan, selisih tingginya hampir 30 meter (13+7+8), itu jarak ideal antara satu level dengan level di bawahnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved