Breaking News:

Menteri Kesehatan Nekad Lakukan Hal Tak Pantas Pada Ajudan, Kini Terpaksa Mengundurkan Diri

Hal tak pantas dilakukan Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock. Akibat kelakuan tersebut ia terpaksa harus mengundurkan.

Editor: Evan Saputra
twitter
Video Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock berciuman dengan ajudan pribadinya. 

Menteri Kesehatan Nekad Lakukan Hal Tak Pantas Pada Ajudan, Kini Terpaksa Mengundurkan Diri

BANGKAPOS.COM - Hal tak pantas dilakukan Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock. Akibat kelakuan tersebut ia terpaksa harus mengundurkan.

Pengunduran dirinya dilakukan pada pada hari Sabtu (26/6/2021).

Menteri Kesehatan terpaksa meletakkan jabatan setelah ketahuan melanggar pembatasan virus corona yang ditetapkan oleh kementeriannya, karena berbuat hal tak pantas dengan ajudannya.

Selama ini Matt Hancock dikenal sebagai sosok yang paling getol mengkampanyekan pembatasan jarak dalam rangkan penanggulan Virus Corona di Inggris.

Namun, ia nyata-nyata melanggar aturan yang diserukannya dengan berciuman mesra dengan ajudannya di kantor Kementerian Kesehatan Inggris.

"Kami berutang kepada orang-orang yang telah berkorban begitu banyak pada pandemi ini. Untuk itu, saya mengaku telah mengecewakan mereka seperti yang telah saya lakukan dengan melanggar pedoman protokol kesehatan," tulisnya.

Video Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock berciuman dengan ajudan pribadinya.
Video Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock berciuman dengan ajudan pribadinya. (twitter)

Seperti diberikan sebelumnya, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock terekam kamera sedang memeluk sambil mencium ajudan pribadinya yang bernama Gina Coladangelo.

Padahal diketahui jika Hancock telah menikah.

Dilansir dari Video yang dirilis The Sun pada Sabtu (26/6/2021) adegan Hancock memeluk dan berciuman dengan Gina Coladangelo diterbitkan di The Sun pada Jumat (25/6/2021).

Dalam video tersebut tampak dengan jelas Hancock mengintip ke luar ruangan melalui pintu yang tak tertutup rapat.

Kemudian ia menutup pintu tersebut rapat-rapat dan bersandar ke daun pintu.

Tak lama setelah itu Gina datang dengan gaun berwarna gelap mendekati Menkes tersebut dengan sebelah tangan di pinggang.

Sejurus kemudian mereka pun berpelukan dan berciuman.

Dilansir dari Sky News, video tersebut pun membuat Hancock dan Gina menjadi pergunjingan warga di negeri Ratu Elizabeth itu.

Downing Street mengatakan Boris Johnson menerima permintaan maaf Hancock dan "menganggap masalah ini sudah selesai", tetapi seorang juru bicara Partai Buruh menuduh perdana menteri "tidak berdaya".

"Masalah ini jelas tidak ditutup, meskipun ada upaya pemerintah untuk menutupinya. " kata jubir parati Buruh.

"Dia menetapkan aturan. Dia mengakui dia melanggarnya. Dia harus pergi. Jika dia tidak mau mengundurkan diri, PM harus memecatnya." tambah Ketua Partai Buruh Anneliese Dodds .

Sebuah jajak pendapat singkat dari Savanta ComRes, dirilis beberapa jam setelah foto-foto pasangan berciuman di kantor menteri Hancock muncul, menemukan 58% orang dewasa Inggris berpikir bahwa sekretaris kesehatan harus mengundurkan diri, dibandingkan dengan 25% yang berpikir dia tidak seharusnya.

Kelompok kampanye COVID-19 Bereaved Families for Justice mengatakan dukungan PM untuk Hancock adalah "tamparan di wajah" bagi keluarga yang kehilangan orang yang dicintai karena virus.

"Di seluruh negeri, keluarga yang berduka telah melakukan segala yang mereka bisa untuk mengikuti aturan dan mencegah hilangnya nyawa lebih lanjut," kata kelompok itu.

"Tapi jelas Matt Hancock berpikir bahwa 'tangan, wajah, ruang' adalah aturan untuk semua orang.

Anggota parlemen Demokrat Liberal Layla Moran, yang memimpin kelompok parlemen semua partai tentang virus corona, menuduh Hancock "benar-benar munafik" dan mempertanyakan tanggapan Johnson - mengatakan apakah dia menerima permintaan maaf itu "tidak relevan".

Dan bukan hanya Partai Buruh dan Demokrat Liberal yang telah meminta PM untuk memecat menteri kesehatan.

Ada laporan bahwa beberapa anggota parlemen Tory juga mengatakan kepada perdana menteri untuk "menarik steker", dengan reaksi publik selama beberapa hari mendatang kunci nasib Mr Hancock.

Menurut surat kabar The Sun, rekaman CCTV diambil pada 6 Mei dari gedung DHSC. ( Tribunpekanbaru.com ).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved