Breaking News:

Horizon

PON Papua Mengajarkan Kita Cara Keluar dari Pandemi

PON Papua adalah prototype bagaimana kita optimisti untuk segera menghentikan pandemi ini, dan ternyata mudah.

Editor: rusmiadi
PON Papua Mengajarkan Kita Cara Keluar dari Pandemi
BangkaPos
IBNU TAUFIK Jr / Pimred BANGKA POS GRUP

DISKUSI soal anggaran yang disiapkan untuk kontingan Bangka Belitung (Babel) di PON Papua cukup mengasyikkan. Apalagi jika langsung konfrontasi pada apa urgensinya Babel ikut di PON Papua di saat anggaran sangat terbatas plus pandemi katanya masih ada.

Sebelum kesitu, tak salah jika kita coba membahas besaran Rp12.5 miliar yang disiapkan yang konon katanya jauh dari kata cukup.

Alasan jumlah atlet yang jauh lebih banyak dibanding PON Jabar empat tahun lalu (baca:lima tahun lalu) dan biaya akomodasi yang jauh lebih mahal, saat penyelenggaraan di Papua menjadi cukup relevan untuk mengatakan bahwa anggaran tersebut sangat-sangat terbatas.

Jika benar-benar akan berangkat, maka KONI Babel harus siap-siap melakukan segala sesuatu yang tidak akan mudah. Anggran tersebut barangkali hanya cukup untuk fokus untuk memberangkatkan kontingen dan biaya atlet di Papua.

Soal apa yang sudah dilakukan, mulai dari biaya pemusatan latihan yang harus mengutang, atau asupan gizi atlet yang seharusnya menjadi tanggungjawab pemerintah bisa jadi tak tercover dengan anggaran yang disediakan.

Sangat mungkin atlet yang sudah mengeluarkan uang pribadi untuk menyiapkan diri bertanding membela nama daerah harus rela jika itu semua hanya akan dikonversi dengan label perjuangan alias tak terbayar.

Apapun itu, bagi seorang atlet, bertanding di ajang PON adalah moment impian yang tak tergantikan. Untuk itulah penegasan presiden yang mengatakan bahwa PON Papua tetap akan digelar 2-hingga 15 Oktober 2021 ini adalah sesuatu yang luar biasa istimewa.

Menurut Presiden Jokowi, PON Papua bukan sekedar ajang meraih pretasi, tetapi lebih sebagai ajang persaudaraan, persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, Presiden Jokowi bahkan menegaskan 34 provinsi harus ikut berpartisipasi di Papua.

Presiden juga meminta seluruh kementerian memberikan suport penuh terkait dengan bidang masing-masing. Intinya, presiden meminta semua pihak menyiapkan event yang akan mempertandingkan 37 cabang olahraga dan 10 cabang ekspedisi ini berjalan sesuai jadwal.

Permasalahannya, hingga saat ini kita tahu bahwa ‘uang atlet’ ini belum cair hingga empat bulan menjelang pelaksanaan PON Papua.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved