Breaking News:

Berita Bangka Tengah

242 Orang Siswa/Siswi Diterima di SMAN 1 Koba, Proses Pendaftaran Ulangan Dimulai Besok

Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA Tahun Ajaran 2021/2022 di SMA N 1 Koba dilakukan secara online dan offline.

Penulis: Suharli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Ketua PPDB SMA 1 Koba, Syaifuddin 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA Tahun Ajaran 2021/2022 di SMAN 1 Koba dilakukan secara online dan offline yang  diumumkan langsung di sekolah ataupun website sekolah pada Selasa, (29/06/2021).

Penerimaan PPDB online ini melalui empat jalur, di antaranya jalur zonasi, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Ketua PPDB SMAN 1 Koba, Syaifuddin mengatakan jumlah siswa/siswi yang mendaftar di sekolah SMAN 1 Koba sesuai dengan jumlah kuota yang telah ditentukan sebanyak 242 orang.

Bahkan pihaknya mulai besok Rabu, (30/06/2020) akan memulai melakukan registrasi atau pendaftaran ulang bagi siswa/siswi yang telah diterima sesuai pengumuman.

"Alhamdulillah untuk jumlah pendaftar ini sesuai kuota sehingga tidak begitu repot. Di mana untuk jalur Afirmasi ada 8 orang, prestasi dalam zonasi 25 orang, prestasi luar  zonasi 13 orang dan untuk jalur zonasi ada 187 orang. Sementara sisanya memang ada siswa kelas X yang tidak naik yang sudah kita hitung masuk dalam kuota pendaftaran," ungkap Syaifuddin kepada Bangkapos.com, Selasa (29/06//2021).

Ia mengungkapkan, dalam melakasanakan proses registrasi atau pendaftaran ulang pihaknya membatasi jumlah siswa/siswi yang datang ke sekolah.

"Tujuan kita membatasi pembatasan ini mengingat kondisi pandemi sata ini. Jadi untuk daftar ulang mulai besok sampai hari Senin kita lakukan selama tiga hari yang dibatasi per harinya maksimal 90 orang sesuai dengan urutan yang sudah kita tentukan," jelas Syarifuddin.

Diakuinya, untuk animo siswa/sswi yang mendaftar sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kata Syaifuddin, selama pelaksanaan PPDB online pihaknya tidak mengalami kendala, hanya saja ada beberapa berkas yang tidak jelas dan dilakukan pengumpulan berkas langsung ke sekolah.

"Kalau kendala sejauh ini hanya ada beberapa yang tidak bisa mengupload berkas dan datanya ada yang kurang jelas. Jadi yang datanya kurnag jelas ini kita panggil untuk mengumpulkan berkas langsung," ungkap Syarifuddin.

Dia mengimbau kepada siswa/sswi yang ingin mendaftar ulang agar tetap mematuhi protokol  kesehatan.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved