Breaking News:

Bangka Belitung Maju, Bangun Sumber Daya Manusia Melek Teknologi

Dalam rangka percepatan peningkatan mutu pendidikan di era teknologi yang terfokus pada human development,

Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Gubernur Erzaldi 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mematangkan persiapan pengajuan pengembangan Balai Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan yang dipetakan dengan technology roadmap dan planning, kolaborasi antara tim Bappeda, BKPSDM, dengan tim dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kegiatan ini dalam rangka percepatan peningkatan mutu pendidikan di era teknologi yang terfokus pada human development.

Kegiatan ini diharapkan juga untuk meningkatkan kompetensi anak didik serta tenaga pendidik mahir digital dan melek teknologi.

"Saya berharap agar kepala bappeda, dan BKPSDM segera menyiapkan program-program yang tegak lurus dengan program yang telah kita susun. Harus ada penekanan-penekanan, yang tadinya ini tanggungjawab dinas pendidikan, kini harus berkolaborasi dengan Bappeda dan BKPSDM, sehingga fasilitas yang telah kita rencanakan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi para siswa tapi juga masyarakat secara luas," papar Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan dihadapan Tim JICA secara virtual.

Pembahasan ini dilakukan secara online melalui rapat kegiatan Programme For International Student Assesment (PISA), Senin (28/06/2021).

Sejatinya, rapat kali ini merupakan bahasan lanjutan setelah sebelumnya Erzaldi Rosman secara langsung melakukan audiensi dengan tim JICA pada (8/6/2021) lalu, di Jakarta. 

Erzaldi mengatakan, pengembangan human development perlu didukung dengan program yang diajukan sebagaimana rencana semula.

Balai teknologi yang akan dibangun tidak hanya diperuntukkan bagi dinas pendidikan semata, melainkan untuk semua lini.

Hal ini tidak lain karena sifat balai pusat yang mendidik sumber daya manusia, yakni kemampuan secara digital dan teknologi yang tidak bisa dipisahkan saat ini. 

"Siapa yang tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi, maka tertinggallah dia. Kita tentu tidak mau daerah kita tertinggal. Jadi, tolong rumuskan program kerja yang akan kita follow up, sehingga pembahasan dengan konsultan JICA, Prof.  Satrio pada 7 Juli 2021 nanti menjadi fokus dan terarah," jelas Erzaldi. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved