Breaking News:

Berita Kriminalitas

Maling Rusak Rolling Door Gubuk Kopi, Bawa Kabur Uang dan Gas, Pemilik Tidak Lapor Polisi

Warkop Gubuk Kopi di Jalan Toniwen, Bintang, Rangkui, Pangkalpinang tepatnya di depan gedung SD Theresia I Pangkalpinang, dibobol maling.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Kedai Gubuk Kopi di Jalan Toniwen, Bintang, Rangkui, Pangkalpinang, Selasa (29/6/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kedai Gubuk Kopi di Jalan Toniwen, Bintang, Rangkui, Pangkalpinang tepatnya di depan gedung SD Theresia I Pangkalpinang, dibobol maling, Selasa (29/06/2021) dinihari.

Aksi tersebut diketahui oleh pegawai Gubuk Kopi, saat hendak membuka kedai tersebut.

Kejadian pencurian disampaikan oleh pemilik Gubuk Kopi, Daniel saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Selasa (29/6/2021).

Menurut Daniel, kejadian diketahui sekitar pukul 07.00 WIB, saat karyawannya ingin membuka kedai kopi tersebut.

Saat itu, pegawai terkejut rolling door kedai itu, tampak terbuka lebar seperti dirusak oleh orang.

Dalam aksi tersebut, pelaku yang diduga sendiri menggasak uang sebesar Rp2 juta, tabung gas dan sembako, yang ada di dalam kedai tersebut.

"Iya, karyawan terkejut saat membuka kedai ini, karena rolling door seperti dibobol karena di bagi sisi kanan tampak dirusak. Kerugian uang yang masih di dalam laci sebesar Rp2 juta, tabung gas dan Sembako," ungkap Daniel di Gubuk Kopi, saat dijumpai Bangkapos.com, Selasa (29/06/2021).

Rolling door Kedai Gubuk Kopi di Jalan Toniwen, Bintang, Rangkui, Pangkalpinang, dirusak maling, Selasa (29/6/2021) pagi
Rolling door Kedai Gubuk Kopi di Jalan Toniwen, Bintang, Rangkui, Pangkalpinang, dirusak maling, Selasa (29/6/2021) pagi (Ist/Daniel)

Menurutnya, pelaku melakukan aksi tersebut seorang diri, lantaran rolling door yang dirusak oleh pelaku ini, hanya muat satu orang. Pada saat pengecekan di dalam kedai tersebut terlihat berantakan, telor dan barang sembako berhamburan di dalam kedainya.

"Diduga sendiri orangnya, saat dicek di dalam kedai ini, barang berantakan. Tidak ada CCTV di Gubuk Kopi ini, " katanya

Peristiwa tersebut tidak dilaporkan oleh Daniel, kepada kepolisian lantaran dia menilai kerugian yang dialami olehnya tidak begitu besar, sehingga dirinya berinisiatif untuk memasang CCTV di kedai kopi miliknya.

"Tidak dilaporkan, tapi saya pasang CCTVuntuk mengantisipasi kejadian seperti ini lagi," ucapnya

(Bangkapos.com/Yuranda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved